Minggu, 22 Februari 2026

Kapolda Sulsel Kunjungi Rumah Duka Bripda Dirja Pratama di Pinrang, Pastikan Penanganan Kasus Secara Transparan

 


Nuansa Terkini Makassar,- Kapolda Sulawesi Selatan Djuhandhani Rahardjo Puro melaksanakan kunjungan ke rumah duka almarhum Bripda Dirja Pratama di Kabupaten Pinrang, Senin (23/02/2026). Kunjungan tersebut merupakan bentuk empati, kepedulian, serta tanggung jawab institusi Polri terhadap keluarga korban.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sulsel didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Sulsel, di antaranya Karo SDM, Dirsamapta, Kabiddokkes, Kabidhumas, Kabidpropam, Dansatbrimob, dan Kaspn. Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan keseriusan Polda Sulsel dalam menangani peristiwa yang menimpa almarhum.


Pada kesempatan itu, Kapolda Sulsel menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga serta memastikan bahwa proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.


Kapolda menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulsel, ditemukan luka lebam pada tubuh korban yang mengindikasikan adanya dugaan penganiayaan.


“Setelah kita melaksanakan upaya pemeriksaan oleh Biddokkes, kita temukan beberapa lebam dan kita yakini itu adalah akibat penganiayaan,” ungkap Kapolda.


Lebih lanjut, melalui Bidpropam bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum, penyidik berhasil membuktikan telah terjadi tindak pidana penganiayaan terhadap korban. Saat ini, satu orang tersangka telah diamankan, yakni berinisial (P) berpangkat Bribda yang merupakan senior korban.


Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan alat bukti yang sah serta kesesuaian antara keterangan tersangka dengan hasil pemeriksaan medis. Dari hasil pendalaman, terdapat persesuaian antara pengakuan tersangka dengan temuan luka pada bagian tubuh korban.


“Dari keterangan tersangka yang kita yakini melalui pembuktian penyidik, serta hasil pemeriksaan medis, terdapat kesesuaian. Sehingga dapat kita yakini bahwa Saudara P adalah pelakunya dan akan diproses lebih lanjut,” tegas Kapolda.


Meski demikian, Kapolda menegaskan bahwa penyidik tidak serta-merta berhenti pada satu tersangka. Saat ini, lima orang lainnya masih dalam proses pemeriksaan intensif untuk mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.


Kapolda Sulsel juga menegaskan komitmen institusi Polri, khususnya Polda Sulsel, untuk tidak memberikan kompromi terhadap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran, baik pidana maupun pelanggaran disiplin dan kode etik.


“Kami tidak akan memberikan toleransi bagi anggota yang melanggar aturan, apalagi tindak pidana. Proses akan berjalan secara profesional dan transparan, baik secara pidana maupun melalui mekanisme kode etik,” tegasnya.

Polwan Sahabat Masyarakat Turun ke Pasar, Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

 


Nuansa Terkini Gowa,- Polwan Sahabat Masyarakat (PSM) Polres Gowa kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan turun langsung ke Pasar Sentral Sungguminasa, Kabupaten Gowa, untuk mengecek harga bahan pokok saat bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, Senin (23/2/2026).


Kegiatan yang dipimpin oleh IPDA Hema, SE tersebut dilaksanakan di Pasar Sungguminasa, Kabupaten Gowa, dengan tujuan memastikan ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga selama Ramadan.


Dalam pemantauan tersebut, personel PSM berinteraksi langsung dengan para pedagang untuk menanyakan perkembangan harga sejumlah komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging dan kebutuhan pokok lainnya. Selain itu, petugas juga menyerap informasi terkait stok barang dan potensi kenaikan harga.


IPDA Hema, SE menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang identik dengan meningkatnya kebutuhan bahan pokok.


“Kami ingin memastikan bahwa harga bahan pokok di Pasar Sungguminasa masih dalam kondisi stabil dan stoknya mencukupi. Kehadiran Polwan Sahabat Masyarakat juga sebagai bentuk pengawasan serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pedagang maupun pembeli,” ujarnya.


Ia juga mengimbau kepada para pedagang agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar serta tetap menjaga kejujuran dalam bertransaksi. Sementara kepada masyarakat, diharapkan tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian berlebihan.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan stabilitas harga dan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Gowa tetap aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan.


Humas Polres Gowa

Camat Panakkukang Siapkan Layanan Administrasi Berbasis WhatsApp, Dokumen Urgen Diantar ke Rumah



Nuansa Terkini Makassar,– Camat Panakkukang, Syahril, menegaskan komitmennya untuk mendorong inovasi pelayanan publik di wilayahnya. Ia akan memberikan arahan kepada seluruh lurah agar menghadirkan sistem pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya untuk layanan yang bersifat mendesak.


Menurut Syahril, sejumlah pelayanan administrasi yang selama ini mengharuskan warga datang ke kantor kelurahan maupun kecamatan, ke depan akan dipermudah melalui sistem berbasis digital.


“Kami akan memberikan arahan kepada seluruh lurah untuk berinovasi. Pelayanan yang sifatnya urgensi dan sangat dibutuhkan masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor,” ujarnya.


Beberapa layanan yang dimaksud antara lain surat keterangan tidak mampu yang sering dibutuhkan segera untuk keperluan kesehatan maupun pendidikan, surat kematian, serta berbagai berkas penting lainnya.


Tak hanya itu, layanan pembuatan ulang KTP yang hilang atau rusak juga akan masuk dalam sistem baru tersebut. Warga nantinya cukup mendaftar melalui WhatsApp Web yang disiapkan pihak kecamatan, tanpa harus mengantre di kantor pelayanan.


“Termasuk pembuatan ulang KTP yang hilang atau rusak, itu bisa langsung diantarkan. Jadi warga tidak perlu lagi datang ke kantor, cukup mendaftar melalui WhatsApp Web yang kami siapkan,” jelasnya.


Untuk mendukung optimalisasi layanan tersebut, Syahril berharap mendapat dukungan dari DPRD Makassar untuk dukungan pengadaan kendaraan operasional roda dua. Kendaraan ini nantinya akan digunakan sebagai sarana transportasi untuk mengantar langsung dokumen yang telah selesai diproses ke rumah warga.


“Kami butuh dukungan untuk pengadaan kendaraan roda dua sebagai kendaraan transportasi untuk mengantar langsung berkas-berkas tersebut,” ujarnya, usai mengikuti rapat kerja bersama Komisi A DPRD Makassar.


Mantan Kabag Humas dan Protokol DPRD Makassar ini berharap inovasi ini dapat memangkas waktu pelayanan, mengurangi antrean, serta memberikan kemudahan khususnya bagi warga lanjut usia, penyandang disabilitas, maupun masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu karena pekerjaan.


Dengan sistem berbasis digital dan layanan antar dokumen, Kecamatan Panakkukang menargetkan pelayanan publik yang lebih adaptif, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi pelayanan pemerintahan yang lebih modern dan humanis di tingkat kecamatan. (*)


Subuh Berjamaah di Kecamatan Wajo, Munafri Tekankan Kebersihan, Ketertiban dan Ingatkan Bahaya Konvoi Sahur


Nuansa Terkini Makassar,- Memasuki hari kelima Ramadan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali melanjutkan agenda Safari Ramadan. Pada safari masjid ke-5 ini, ia melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Darun Naim, Kecamatan Wajo, Senin (23/2/2026).


Kehadiran Munafri bersama jajaran perangkat daerah menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi antara Pemerintah Kota Makassar dan masyarakat. Ia menegaskan, hubungan yang harmonis antara pemerintah dan warga menjadi fondasi penting dalam menjalankan roda pembangunan.


“Kalau hubungan pemerintah dan masyarakat tidak terbangun dengan baik, daerah ini tidak akan berjalan maksimal. Ada hak dan kewajiban yang harus kita tunaikan bersama,” ujarnya di hadapan jamaah.


Munafri juga kembali mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan MTR (Makassar Tidak Rantasa). Menurutnya, kebersihan bukan sekadar program, tetapi wujud kepedulian bersama terhadap kota yang dicintai.


Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan di tengah curah hujan yang masih tinggi. Ia menyoroti kondisi sejumlah pohon di Kota Makassar yang sudah berusia tua dan akarnya terhimpit beton, sehingga rawan tumbang saat hujan deras disertai angin kencang.


“Kita lihat beberapa pohon tumbang bukan karena batangnya patah, tetapi karena akarnya tercabut. Artinya, kondisinya sudah tidak kuat lagi. Saya harap kita semua tetap mawas diri,” jelasnya.


Momentum Ramadan juga dimanfaatkan Munafri untuk mengajak warga menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah. Ia meminta agar tradisi sahur berkelompok dengan konvoi kendaraan bermotor yang menimbulkan kebisingan tidak lagi dilakukan karena berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.


Sebagai upaya peringatan dini, Munafri menekankan menjelang sepuluh malam terakhir Ramadan, ia berharap agar masyarakat tidak menyalakan petasan atau mercon yang dapat mengganggu ketenangan ibadah. Ia meminta camat, kapolsek, dan danramil setempat untuk memberi perhatian pada hal tersebut.


“Isi Ramadan dengan kegiatan yang lebih positif. Perbanyak membaca Al-Qur’an, lakukan kegiatan sosial, dan perhatikan tetangga kita yang mungkin kurang beruntung,” pesannya.


Terakhir, Munafri menyampaikan apresiasi dengan memberikan paket pangan Ramadhan kepada para marbot masjid yang selama ini menjaga kebersihan dan operasional rumah ibadah.


“Bayangkan kalau tidak ada yang mau menjadi marbot. Siapa yang menjaga kebersihan masjid dan mengatur jadwal? Peran mereka sangat besar,” tutupnya.(*).




Sabtu, 21 Februari 2026

Hj Umiyati Apresiasi Kinerja Setahun Appi-Aliyah, Capai 80,1 Persen

 :


Nuansa Terkini Makassar,– Anggota DPRD Kota Makassar, Hj Umiyati, mengapresiasi capaian satu tahun pemerintahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham.


Apresiasi tersebut disampaikan menyusul hasil survei yang dirilis oleh Parameter Publik Indonesia (PPI), yang mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintah Kota Makassar mencapai 80,1 persen.


Menurut Hj Umiyati, angka tersebut menunjukkan adanya kepercayaan masyarakat yang kuat terhadap arah pembangunan dan kebijakan yang dijalankan selama satu tahun terakhir.


“Capaian ini tentu bukan sekadar angka, tetapi refleksi dari kerja nyata dan komitmen dalam melayani masyarakat. Tingkat kepuasan 80,1 persen menjadi indikator bahwa program-program yang dijalankan telah dirasakan manfaatnya,” ujarnya.


Politisi PPP ini menilai , berbagai program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pelayanan publik, penataan infrastruktur, hingga penguatan sektor sosial dan ekonomi, menjadi faktor penting dalam meningkatnya kepercayaan warga.


Sebagai anggota DPRD, Hj Umiyati menegaskan pihaknya akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran secara optimal agar capaian tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.


“Kami di DPRD tentu akan terus bersinergi dengan pemerintah kota. Apresiasi ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi, terutama dalam menjawab aspirasi masyarakat di berbagai wilayah,” katanya.


Umiyati juga berharap, di tahun kedua kepemimpinan Munafri–Aliyah, program pembangunan dapat semakin merata dan berkelanjutan, serta mampu menghadirkan inovasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Kota Makassar.


“Kepercayaan publik adalah amanah. Tugas kita bersama adalah menjaga dan membuktikan bahwa pemerintah hadir untuk seluruh masyarakat,” tutupnya. (*)

‎Personil Polres Pinrang Pastikan Pelaksanaan Shalat Tarawih Berjalan Aman dan Tertib ‎

 


‎Nuansa Terkini Pinrang,– Dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan, personel Polres Pinrang bersama Polsek jajaran melaksanakan pengamanan Shalat Tarawih di sejumlah masjid yang tersebar di wilayah Kabupaten Pinrang, Sabtu malam, (21/02/2026) malam.

‎Pengamanan tersebut merupakan bentuk pelayanan prima Polri kepada masyarakat guna memastikan pelaksanaan ibadah berlangsung aman, tertib, dan khusyuk. Personel ditempatkan di titik-titik strategis, melakukan pengaturan arus lalu lintas serta pengawasan di sekitar area parkir kendaraan jamaah.

‎Selain itu, personil juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Langkah ini sebagai upaya preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan ibadah berlangsung.

‎Dengan kehadiran personel di tengah masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan kepercayaan publik terhadap Polri. Hingga berakhirnya pelaksanaan Shalat Tarawih, situasi di seluruh wilayah terpantau dalam keadaan aman dan terkendali.

Jumat, 20 Februari 2026

Pohon Tumbang Hambat Jalan Poros Limbung–Takalar, Samapta Polres Gowa Sigap Bertindak

 


Nuansa Terkini Makassar,- Personel Perintis Presisi Satuan Samapta Polres Gowa bergerak cepat merespons kejadian pohon tumbang yang menghambat arus lalu lintas di Jalan Poros Limbung–Takalar, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sabtu (21/2/2026) Malam.


Pohon berukuran cukup besar tersebut tumbang dan melintang di badan jalan sehingga menyebabkan arus kendaraan dari arah Limbung menuju Takalar maupun sebaliknya tersendat. 


Mendapat laporan dari masyarakat, personel Perintis Presisi yang tengah melaksanakan patroli segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.


Setibanya di tempat kejadian, petugas langsung melakukan evakuasi dengan memotong serta menyingkirkan batang dan ranting pohon yang menutup badan jalan. 


Berkat kesigapan dan kerja sama personel, proses pembersihan dapat dilakukan dengan cepat sehingga arus lalu lintas kembali berjalan secara bertahap.


Selain melakukan evakuasi, personel juga mengatur arus lalu lintas yang cukup ramai guna mencegah kemacetan panjang dan mengantisipasi terjadinya kecelakaan. 


Petugas turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas, terutama dalam kondisi cuaca yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang.


Kasat Samapta Polres Gowa, AKP Cahyadi, S.H., M.H., mengatakan bahwa respons cepat ini merupakan wujud pelayanan Polri kepada masyarakat.


“Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam situasi apa pun. Begitu menerima informasi adanya pohon tumbang yang menghambat arus lalu lintas, personel langsung bergerak cepat melakukan evakuasi agar aktivitas masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan kejadian serupa di wilayahnya.


“Kami mengajak seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam seperti pohon tumbang, khususnya saat angin kencang atau hujan deras. Laporkan segera kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditangani,” tambahnya.


Berkat respons cepat Perintis Presisi Samapta Polres Gowa, situasi di Jalan Poros Limbung–Takalar, Kecamatan Bajeng, kembali aman dan lancar dilalui pengguna jalan.


Humas Polres Gowa

Belanja Tenang di Pasar Maricaya, Anggota Komisi IX DPR RI, Putih Sari Pastikan Pangan yang Beredar Aman Dikonsumsi Masyarakat

 


Nuansa Terkini Makassar,— Kunjungan lapangan Komisi IX DPR RI ke Pasar Maricaya dilakukan untuk memastikan produk-produk yang dijual kepada masyarakat tidak mengandung zat berbahaya. “Kami ingin memastikan pangan yang beredar aman—tidak mengandung formalin, rhodamin B, pewarna tekstil, dan bahan berbahaya lainnya yang bisa mengganggu kesehatan,” ujar Putih Sari. Sabtu (21/02/2026). 


Dalam kegiatan tersebut, Komisi IX DPR RI menggandeng Balai Besar POM Makassar melakukan pemeriksaan sampling terhadap sejumlah produk pangan. Hasil sementara menunjukkan sebagian besar sampel yang diuji tidak ditemukan mengandung bahan berbahaya.


Putih Sari mengapresiasi Pengelola pasar dan pedagang yang konsisten menjaga kualitas dagangan. Ia berharap komitmen ini terus dipertahankan demi melindungi kesehatan konsumen. “Mudah-mudahan standar keamanan pangan ini bisa terus dijaga oleh pengelola pasar dan para penjual,” tambahnya.


Tak hanya soal keamanan pangan, ketersediaan stok jelang hari raya juga menjadi perhatian. Berdasarkan informasi dari Perum Bulog, pasokan kebutuhan pokok saat ini dinilai masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.


Kunjungan ini menjadi penguatan pengawasan terpadu antara DPR RI, otoritas pengawas obat dan makanan, serta pemangku kepentingan pangan—agar masyarakat bisa berbelanja di pasar tradisional dengan rasa aman, sehat, dan nyaman.

Kamis, 19 Februari 2026

Kapolda Sulsel Pimpin Sertijab Dirreskrimsus dan Dirresnarkoba Polda Sulsel



Nuansa Terkini Makassar,- Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., memimpin langsung Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) dan Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sulsel yang dilaksanakan di Lobby Lt.1 Mapolda Sulsel, Jumat (20/02/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sulsel didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel Ny. Upi Djuhandhani. Turut hadir Wakapolda Sulsel, Nasri, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Sulsel, serta para Kapolres jajaran Polda Sulsel.


Kapolda Sulsel menyatakan bahwa mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang lumrah dan menjadi bagian dari dinamika organisasi. Selain sebagai bentuk pembinaan karier, rotasi jabatan juga bertujuan untuk meningkatkan kinerja serta memberikan penyegaran dalam pelaksanaan tugas guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Kapolda Sulsel juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjabat, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Sulawesi Selatan tetap kondusif.


Adapun pejabat yang melaksanakan sertijab yakni jabatan Dirreskrimsus dan Dirresnarkoba Polda Sulsel.


Untuk jabatan Dirreskrimsus Polda Sulsel yang sebelumnya dijabat oleh Kombes Pol. Dedi Supriyadi, S.I.K., diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri dan digantikan oleh Kombes Pol. Dr. Andri Ananta Yudhistira, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri dalam rangka Dikbangti T.A. 2025.


Selanjutnya, jabatan Dirresnarkoba Polda Sulsel yang sebelumnya dijabat oleh Kombes Pol. M. Eka Fathurrahman, S.H., S.I.K., diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagbin PPNS Rokorwas PPNS Bareskrim Polri dan digantikan oleh Kombes Pol. Sugeng Sudarso, S.I.K., S.H., M.M., yang sebelumnya bertugas di Dittipideksus Bareskrim Polri.


Upacara sertijab berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa kebersamaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah sebagai wujud silaturahmi serta mempererat soliditas antara pejabat lama dan pejabat baru di lingkungan Polda Sulsel.

Rabu, 18 Februari 2026

Sekda Makassar Usulkan Pengadaan HT untuk Lurah dan Camat di Perubahan Anggaran

 


Nuansa Terkini Makassar,— Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menyatakan rencana pengadaan handy talky (HT) bagi lurah dan camat akan diusulkan melalui skema perubahan anggaran.


Hal itu Sekda Zulkifly sampaikan usai memimpin rapat koordinasi terkait cipta kondisi ketentraman dan ketertiban umum Kota Makassar di Ruang Sekda, Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (19/2).


Menurut Sekda Zulkifly, kebutuhan perangkat komunikasi tersebut dinilai mendesak guna menunjang efektivitas koordinasi di lapangan.


“Insya Allah, tetapi penganggarannya tentu harus kita rencanakan pada perubahan anggaran. Saya kira kebutuhan lurah dan camat untuk berkoordinasi langsung menggunakan HT memang sangat perlu,” ujar Andi Zulkifly.


Mantan Camat Ujung Pandang itu menjelaskan, penggunaan HT dinilai lebih efisien dibandingkan komunikasi melalui grup WhatsApp (WA), yang kerap membutuhkan waktu dalam penyampaian dan respons pesan.


“Karena kalau melalui grup WA itu kan butuh proses waktu. Kalau melalui HT bisa langsung, direct. Jadi camat dan lurah tinggal standby menggunakan komunikasi itu,” jelasnya.


Andi Zulkifly menambahkan, usulan tersebut akan terlebih dahulu disampaikan kepada Wali Kota Makassar untuk mendapatkan persetujuan. Jika disetujui, pengadaannya akan dimasukkan dalam perubahan anggaran tahun berjalan.


“Nanti kita coba sampaikan ke Pak Wali dulu. Mudah-mudahan kalau disetujui, akan kita anggarkan di perubahan,” pungkasnya.


Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, menyatakan pihaknya meningkatkan langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan jumlah anak jalanan (anjal), gelandangan dan pengemis (gepeng), orang terlantar, serta orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) selama bulan suci Ramadan.


Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan inisiatif Dinsos Makassar dalam menghadapi dinamika sosial yang kerap meningkat setiap Ramadan.


“Ini inisiatif Dinas Sosial Kota Makassar untuk mengantisipasi memasuki bulan suci Ramadan. Kita tahu bahwa dalam menghadapi Ramadan biasanya terjadi peningkatan pengemis, anak jalanan, anak terlantar, ODGJ, dan sebagainya. Untuk itu, saya menginisiasi dan meminta kepada Pak Sekda agar dilakukan rapat koordinasi bersama seluruh SKPD terkait dan para camat,” ujar Andi Bukti Djufrie.


“Alhamdulillah, respons para camat dan SKPD terkait sangat baik. Insyaallah kita akan melakukan kegiatan-kegiatan antisipasi. Misalnya, di setiap kecamatan ada BKO Satpol PP yang akan membantu menjangkau teman-teman anjal dan lainnya. Setelah dijangkau, mereka melaporkan kepada kami untuk dilakukan penjemputan, pendampingan, dan pembinaan,” tambahnya.


Selain itu, intensitas patroli juga ditingkatkan. Jika sebelumnya patroli dilakukan dua kali dalam sepekan, kini ditambah menjadi empat kali seminggu dengan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).


“Karena kita tahu Ramadan adalah bulan penuh berkah. Banyak orang ingin berbagi berkah, tetapi caranya kadang kurang tepat. Oleh karena itu, patroli yang tadinya dua kali seminggu, sekarang ditingkatkan menjadi empat kali seminggu dengan koordinasi bersama Satpol PP,” katanya.


Andi Bukti juga mengimbau para anjal, gepeng, dan kelompok rentan lainnya untuk tidak beraktivitas di kawasan protokol atau titik-titik strategis kota yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.


“Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Makassar, khususnya dalam rangka mengantisipasi Ramadan, agar teman-teman anjal, pengemis, orang terlantar, dan ODGJ tidak beraktivitas di area-area tertentu seperti jalan protokol. Ini agar masyarakat bisa beraktivitas dan beribadah dengan nyaman dan tenang,” tuturnya.


Ia turut menegaskan kembali larangan memberikan uang secara langsung di jalan kepada anak jalanan maupun pengemis, karena dinilai tidak menyelesaikan persoalan secara menyeluruh.


“Larangan memberikan uang di jalan sebenarnya sudah lama kita sosialisasikan. Namun, masih ada masyarakat yang langsung memberi kepada anak-anak dengan anggapan bisa membantu ekonomi mereka. Padahal tidak selalu demikian,” ujarnya.


Terkait potensi peningkatan jumlah anjal dan gepeng selama Ramadan, Andi Bukti mengungkapkan adanya laporan dari lembaga swadaya masyarakat (NGO) mengenai dugaan pengorganisasian kelompok tertentu dari luar daerah.


“Ada NGO yang melaporkan kepada kami bahwa sudah ada kelompok-kelompok di beberapa kecamatan yang menampung pendatang dari luar daerah, seperti dari Jeneponto, Bone, dan daerah sekitar Makassar. Mereka datang khusus pada Ramadan,” ungkapnya.


Ia menyebut, sebagian dari mereka diduga diorganisasi dan difasilitasi tempat tinggal sementara sebelum beroperasi di lapangan.


“Ada yang mengakomodasi. Mereka disiapkan satu tempat di kecamatan, kemudian beroperasi pada jam-jam tertentu, bahkan dari sore hingga pagi. Biasanya setelah Ramadan selesai, mereka kembali ke daerah asalnya,” katanya.


Menurutnya, persepsi bahwa Makassar sebagai ibu kota provinsi memberikan peluang lebih besar untuk memperoleh sedekah menjadi salah satu faktor pendorong kedatangan mereka.


“Karena dianggap Kota Makassar sebagai ibu kota provinsi, mungkin lebih banyak berkah di sini. Itu yang harus kita antisipasi bersama,” pungkas Andi Bukti Djufrie.


Sementara, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Kota Makassar, A. Rahmat, menegaskan pentingnya peran camat dalam mengantisipasi dan menangani persoalan sosial yang kerap muncul setiap tahun, khususnya menjelang dan selama bulan suci Ramadan.


Menurut A. Rahmat, fenomena seperti anak jalanan dan berbagai penyakit sosial bukanlah hal baru, sehingga diperlukan respons cepat dan pemantauan intensif di tingkat wilayah.


“Ini persoalan sosial yang hampir setiap tahun terjadi. Intinya, kita harus lebih sigap dan terkoordinasi dalam penanganannya,” ujarnya.


Ia menekankan, camat harus benar-benar memahami kondisi wilayah masing-masing, termasuk memetakan titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi aktivitas anak jalanan maupun tempat transit mereka.


“Camat harus betul-betul memantau wilayahnya masing-masing. Kalau ada potensi banyak anak jalanan atau persoalan sosial lainnya, itu harus diketahui. Di mana titik kumpulnya, di mana tempat transitnya, semua harus terdata,” tegasnya.


Lebih lanjut, ia menyebut kinerja camat akan menjadi bahan evaluasi apabila dinilai lambat dalam merespons laporan masyarakat maupun arahan pimpinan.


“Nanti akan menjadi bahan evaluasi kalau ada yang lambat merespons atau tidak tanggap. Itu pasti akan dilaporkan,” katanya.


A. Rahmat menambahkan, mekanisme pelaporan dilakukan secara berjenjang melalui asisten kepada Sekretaris Daerah (Sekda). Jika ditemukan ketidaksiapan atau kurangnya respons di lapangan, hal tersebut akan segera disampaikan kepada pimpinan.


“Asisten pasti melapor kepada Pak Sekda, atau saya sendiri melaporkan bahwa ada wilayah yang tidak tanggap. Jadi, semua ada mekanismenya dan akan kita tindak lanjuti,” pungkasnya. (*)

Menjemput Bulan Penuh Ampunan, Kapolres Gowa Ajak Masyarakat Sucikan Hati di Ramadhan 1447 H



Nuansa Terkini Makassar,- Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kepala Kepolisian Resor Gowa, Muahammad Aldy Sulaiman, S.I.K, M.Si beserta jajaran dan Bhayangkari menyampaikan ucapan "Marhaban Ya Ramadhan" kepada seluruh umat Muslim, khususnya di Kabupaten Gowa, Rabu (18/2/2026).


“Atas nama pribadi, keluarga besar Polres Gowa dan Bhayangkari, kami mengucapkan "Marhaban Ya Ramadhan" 1447 H/2026 M. Selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, ampunan dan keberkahan-Nya kepada kita semua,” ujar AKBP Muh. Aldy Sulaiman.


Ia menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan bulan penuh rahmat, bulan diturunkannya Al-Qur’an, serta momentum terbaik untuk memperbanyak ibadah, memperkuat keimanan dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.


Kapolres Gowa juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai sarana muhasabah diri, memperbanyak doa, sedekah, serta menjaga lisan dan perbuatan agar senantiasa berada dalam kebaikan.


“Semoga kita diberikan kesehatan, kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Semoga setiap amal ibadah yang kita tunaikan dicatat sebagai pahala dan menjadi jalan menuju ridha Allah SWT,” tuturnya.


Di bulan yang penuh kemuliaan ini, Polres Gowa berkomitmen untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, tenang dan penuh kekhidmatan.


Marhaban Ya Ramadhan. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi Ramadhan terbaik bagi kita semua. Humas Polres Gowa

Selasa, 17 Februari 2026

Anwar Faruq Serap Aspirasi Warga Kassi-Kassi, Soroti KIS Nonaktif dan Aturan Desil

 


Nuansa Terkini Makassar,- Wakil Ketua DPRD Makassar, Anwar Faruq menggelar reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026, Rabu (18/2/2026).


Adapun reses kali ini berlangsung di Jalan Tamalate 5 Setapak 8 Nomor 40, Kelurahan Kassi-Kassi, Kecamatan Rappocini.


Lokasi tersebut merupakan daerah pemilihannya yang mencakup Kecamatan Makassar, Ujung Pandang, dan Rappocini.


Melalui reses, Anwar Faruq yang juga Ketua DPW PKS Sulsel itu menyerap aspirasi warga mengenai berbagai permasalahan di wilayah.


Sejak titik pertamanya, dia menerima banyak aspirasi, mulai dsri pengadaan lampu jalan, drainase, CCTV, posyandu, dan Kartu Indonesia Sehat atau KIS.


Menurut Anwar, aspirasi warga seperti lampu jalan bisa cepat ditindaklanjuti dengan mengakses aplikasi Lontara+, sebuah layanan digital aduan dari Pemkot Makassar.


"Tetapi kalau misalnya masalah jalan, masalah yang lain, selain di aplikasi Lontara, saya juga selaku anggota dewan akan menyampaikannya langsung ke kepala dinasnya agar bisa ditindaklanjuti, bisa lebih cepat," ucapnya.


Adapun yang paling menjadi perhatian, kata dia, adalah KIS atau BPJS yang nonaktif. Mayoritas warga di daerah pemilihannya mengeluhkan hal tersebut.


Titik masalahnya ada pada aturan desil terbaru, sebuah sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga yang digunakan Kementerian Sosial untuk menentukan siapa yang berhak menerima bantuan sosial.


"Desil 1 sampai desil 5 ji yang diganti. Nah, padahal desil 5 itu pas-pasan ya. Jadi mungkin ada orang yang bisa ji apa makan pas-pasan gitu, tapi kalau sakit langsung jatuh miskin," ucapnya.


Dia menegaskan, masalah ini akan dikawal dengan baik sebab merupakan masalah yang banyak disampaikan warga. Dia ingin mereka semua bisa merasakan layanan kesehatan gratis.


"Nah, sehingga ini perlu ditinjau lebih lanjut, mungkin diperbaiki lagi kebijakan pemerintah. Kalau dari pemerintah pusat tidak bisa, pemerintah kota mungkin juga bisa mengupayakan untuk bantuan kepada masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan," tutup Anwar.


Lurah Kassi-Kassi, Adhitya Zulkarnain Masdar mengapresiasi kehadiran Anwar Faruq di wilayahnya untuk mendengarkan langsung aspirasi warga.


Mewakili warga, dia mengaku senang sebab masalah yang ada bisa ditindaklanjuti melalui intervensi anggota DPRD Makassar.


"Terima kasih banyak pak Dewan atas kehadirannya. Warga di sini senang bisa langsung sampaikan keluhannya, jadi untuk warga jangan sungkan bertanya," tandasnya. (*)

Sabtu, 14 Februari 2026

Reses di Buloa, Muhammad Yulianto Badwi Serap Aspirasi Warga Soal Sampah, Drainase hingga KIS

 


Nuansa Terkini Makassar, - Anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Yulianto Badwi melanjutkan agenda reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026 pada Minggu (15/2/2026).


Kegaiata kali ini berlangsung di Sengkabatu, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo yang menjadi titik ketujuhnya.


Agenda reses menjadi momentum bagi Ketua Fraksi Golkar DPRD Makassar itu untuk menemui warga di daerah pemilihannya yang mencakup Kecamatan Tallo, Wajo, Bontoala, Ujung Tanah, dan Kepulauan Sangkarrang.


Selain menemui mereka, Yulianto juga mendengarkan aspirasi warga mengenai berbagai masalah. Selanjutnya akan diteruskan kepada OPD lingkup pemerintah kota Makassar terkait.


Pada reses kali ini, Anggota Komisi C Bidang Pembangunan itu menyerap aspirasi warga mulai dari masalah sampah, lampu jalan, dan air bersih khususunya di daerah pesisir utara Makassar.


"Selain itu, juga ada masukan beberapa untuk pembenahan drainase dan jalan," ucapnya.


Dia juga menyoroti masalah Kartu Indonesia Sehat (KIS). Masalah ini yang sering didapatkannya sejak reses di titik pertamanya.


"Ini menjadi keluhan warga sekarang terkait penetapan desil karena banyak yang mengeluh BPJS KIS-nya dinonaktifkan," tambah Yulianto.


Mengenai aspirasi tersebut, dia memastikan   masalah tersebut akan disampaikan kepada OPD terkait. Yulianto juga meminta warga menjelaskan masalahnya secara detail sehingga bisa masuk skala prioritas untuk ditindaklanjuti.


Apalagi untuk masalah infrastruktur seperti drainase, Yulianto yang berada di Komisi C Bidang Pembangunan bisa langsung berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU).


"Saya akan tampung ke pokok pikiran saya kemudian ditindaklanjuti ke dinas terkait. Jelaskan titiknya di mana, semoga bisa masuk skala prioritas," ucapnya.


Lurah Buloa, Naz Alamsyah Wiradinata mengapresiasi kehadiran Yulianto Badwi di wilayahnya untuk mendengarkan langsung aspirasi warga.


Mewakili warga, dia mengaku senang sebab masalah yang ada bisa ditindaklanjuti melalui intervensi anggota DPRD Makassar.


"Terima kasih banyak pak Dewan atas kehadirannya. Warga di sini senang bisa langsung sampaikan keluhannya, jadi untuk warga jangan sungkan bertanya," tandasnya. (*)