Selasa, 10 Maret 2026

Dekranasda Makassar Bersama Trend Hijab, Tampilkan Fashion Show Wastra Bugis-Makassar



Nuansa Terkini Makassar,— Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar menampilkan ragam wastra khas Bugis-Makassar dalam ajang Wastra Fashion Show pada kegiatan Ramadhan Trend Hijab 2026 yang digelar di Hotel Claro Makassar, Selasa (10/3/2026).


Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian acara yang menampilkan kekayaan kain tradisional serta kreativitas dalam memadukan busana muslim modern dengan wastra khas Sulawesi Selatan.


Fashion show ini secara resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai mampu memperkenalkan produk kerajinan daerah kepada masyarakat luas.


“Alhamdulillah acara ini luar biasa. Mudah-mudahan tahun ini semakin ramai dan mampu menggerakkan ekonomi di Kota Makassar. Partisipasi Dekranasda tentu sangat bermanfaat dalam mempromosikan wastra daerah,” ujarnya.


Fashion show ini secara resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai mampu memperkenalkan produk kerajinan daerah kepada masyarakat luas.


“Alhamdulillah acara ini luar biasa. Mudah-mudahan tahun ini semakin ramai dan mampu menggerakkan ekonomi di Kota Makassar. Partisipasi Dekranasda tentu sangat bermanfaat dalam mempromosikan wastra daerah,” ujarnya.


Melinda Aksa mengatakan, kegiatan seperti ini menjadi wadah yang baik untuk menampilkan kreativitas para pengrajin sekaligus memperkenalkan kekayaan wastra lokal kepada masyarakat.


Ia juga berharap keterlibatan Dekranasda bersama TP PKK kecamatan dapat terus mendorong para pelaku usaha kerajinan dan UMKM untuk terus berkembang melalui berbagai inovasi produk.


“Melalui kegiatan Ramadhan Trend Hijab ini, diharapkan produk wastra daerah semakin diminati masyarakat serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Makassar,” ujarnya.


Pada kesempatan tersebut, para Ketua TP PKK Kecamatan ataupun perwakilannya turut tampil memperagakan busana wastra dengan berbagai motif khas daerah. 


Penampilan diawali oleh Kecamatan Biringkanaya yang dibawakan Nurwanita Muhayang dengan wastra Lagosi khas Bugis Makassar, disusul Kecamatan Bontoala oleh Erny Said yang juga menampilkan Lagosi bermotif bunga atau sarong Lagosi.


Selanjutnya, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang yang dibawakan Darmawati menghadirkan wastra bertema Ma’cora yang berarti berwarna dan bercorak. Kecamatan Makassar oleh Rizti Nadirah menampilkan wastra Malebbi, sementara Kecamatan Mamajang memperagakan kain tenun Bugis motif Cobo dan Kecamatan Manggala oleh Lili Suryani menampilkan kain sutra bermotif aksara Lontara khas Jeneponto.


Kecamatan Mariso oleh Astuti Mirmala Said menampilkan motif Cora La’ba pada sarung tenun Lipa Sabbe, Kecamatan Panakkukang oleh Nur Qalby Syahril memadukan sutra dan motif tradisional dengan sentuhan kontemporer, Rappocini oleh Fatmawati Yudistira menampilkan motif Lagosi, Tallo oleh Dian Friani Husni mengusung tema Magaya memadukan Lagosi dan sutera. 


Sementara Tamalanrea oleh Etty Faradilla menampilkan motif bunga Lagosi perpaduan oranye dan hijau, Tamalate oleh Rini Puspitasari menghadirkan wastra outer full color, Ujung Pandang oleh Faza Fadhillah menampilkan Lagosi khas Jeneponto, Ujung Tanah oleh Andi Hany Unru melalui tema Pa’rasangan Ku memadukan tenun Sengkan dan Lagosi, serta Wajo oleh Elsa Meriam Ambabunga mengusung tema Lappo Allo atau matahari terbenam dengan balutan kain Lagosi.


Para peserta tampil memukau di hadapan Ketua Dekranasda Kota Makassar, jajaran pengurus, serta para tamu undangan yang hadir.


Melinda Aksa pun memberikan apresiasi kepada para peserta dengan memberikan penghargaan sebagai bentuk dukungan atas partisipasi dan kreativitas para Ketua TP PKK kecamatan yang telah menampilkan ragam wastra khas daerah.

Senin, 09 Maret 2026

Pimpin Rakor, Sekda Makassar Minta Penertiban Parkir Ruko Diamond Panakkukang Usai Lebaran



Nuansa Terkini Makassar,— Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly memimpin rapat koordinasi penertiban parkir Ruko Diamond Ramayana Kecamatan Panakkukang  di ruang rapat Sekda, Balai Kota Makassar, Senin (9/3).


Rapat tersebut dihadiri perwakilan TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Perumahan, PTSP, PD Parkir Makassar Raya, camat, lurah, serta pihak terkait lainnya.


Sekda Zulkifly menyampaikan pihaknya segera menertibkan pengelolaan parkir di kawasan Ruko Diamond di Kecamatan Panakkukang. Langkah ini diambil setelah adanya keluhan warga serta temuan dugaan pelanggaran dalam pengelolaan parkir di kawasan tersebut.


Sekda Zulkifly menjelaskan rapat koordinasi ini digelar untuk menyatukan persepsi terkait polemik pengelolaan parkir di kompleks ruko Panakkukang Diamond yang selama ini dikelola pihak swasta.


Ia mengatakan, persoalan tersebut muncul setelah masyarakat setempat menyampaikan keberatan kepada pemerintah kota. Keluhan itu terutama terkait besaran tarif parkir yang dinilai tinggi serta pengelolaan yang dianggap tidak optimal.


“Banyak masyarakat di kompleks tersebut menyampaikan keluhan, pertama karena tarif parkir yang dinilai terlalu mahal, dan kedua karena pengelolaannya dianggap tidak maksimal. Karena itu mereka meminta pemerintah kota mencarikan solusi, termasuk kemungkinan penggantian pengelola,” kata Sekda Zulkifly.


Menurutnya, kondisi kawasan ruko tersebut berbeda dengan pusat perbelanjaan atau mal. Pasalnya, setiap ruko dimiliki oleh pemilik yang berbeda dan memiliki sertifikat masing-masing.

Karena itu, pengelolaan parkir di kawasan tersebut pada prinsipnya harus berdasarkan kesepakatan para pemilik ruko atau masyarakat setempat.


“Berbeda dengan mal yang dimiliki satu perusahaan, ruko di kawasan ini merupakan hak milik pribadi masing-masing. Jadi pada dasarnya pengelolaannya harus berdasarkan kesepakatan bersama para pemilik ruko melalui musyawarah,” jelasnya.


Dari hasil penelusuran pemerintah kota, kata Zulkifly, pengelolaan parkir tersebut belum memiliki izin resmi. “Kita melihat bahwa izin pengelolaan parkirnya belum terbit. Mereka hanya mengambil KBLI 52215, tetapi izin operasionalnya tidak ada. Artinya secara regulasi, pengelolaan parkir di lokasi tersebut belum memiliki izin yang sah,” tegasnya.


Ia menambahkan, tidak adanya izin juga berdampak pada dugaan tidak terpenuhinya standar pengelolaan parkir yang layak, seperti ketersediaan CCTV, sistem keamanan, hingga standar operasional yang jelas.


“Karena izinnya tidak ada, maka standar parkir yang layak juga tidak terpenuhi. Misalnya diduga tidak ada CCTV, sistem pengamanan, dan standar operasional lainnya,” ujarnya.


Berdasarkan hasil rapat koordinasi tersebut, pemerintah kota menemukan dua pelanggaran utama yang menjadi dasar rencana penertiban.


“Pertama, adanya keluhan masyarakat yang disampaikan secara resmi kepada pemerintah. Kedua, tidak adanya izin pengelolaan parkir yang sah. Dua hal ini menjadi dasar kita untuk melakukan penertiban,” ungkap Mantan Camat Ujung Pandang itu .


Meski demikian, kata Zul--sapaan akrabnya--Pemkot Makassar tidak akan langsung melakukan penertiban dalam waktu dekat. Pemerintah akan melengkapi sejumlah dokumen terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan.


Dokumen tersebut antara lain surat keluhan warga yang disampaikan melalui kecamatan dan kelurahan serta berita acara proses penyerahan fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum-fasos) dari pihak pengembang. Ia menargetkan proses tersebut dapat diselesaikan sebelum Hari Raya Idulfitri.


“Kita lengkapi dulu dua hal tersebut, yaitu keluhan warga secara tertulis dari kecamatan dan proses penyerahan fasum-fasos. Targetnya selesai sebelum Lebaran,” jelasnya.


Setelah seluruh dokumen lengkap, penertiban akan dilakukan setelah Idulfitri agar tidak mengganggu aktivitas petugas di lapangan selama bulan Ramadan.


“Penertiban akan kita lakukan setelah Lebaran. Kalau dilakukan saat Ramadan, dikhawatirkan bisa mengganggu teman-teman di lapangan yang sedang berpuasa,” kata Zulkifly.


Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar itu juga meminta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menyiapkan langkah teknis penertiban, termasuk Dinas Perhubungan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Satpol PP sebagai penegak peraturan daerah.


Selain itu, PD Parkir Makassar Raya juga diminta menyiapkan skema pengelolaan parkir apabila nantinya kawasan tersebut diserahkan kepada pemerintah kota.


“Kami juga meminta PD Parkir menyiapkan skema pengelolaan apabila nantinya kawasan tersebut dikelola oleh pemerintah kota, tentu dengan tetap berkoordinasi dengan masyarakat setempat,” ujarnya.


"Kami berharap penertiban ini dapat menciptakan sistem parkir yang lebih tertib, transparan, serta tidak memberatkan masyarakat di kawasan ruko Panakkukang Diamond," jelasnya. (*)

Wali Kota Makassar Gandeng Putera Sampoerna Foundation Dorong Program Peningkatan Kompetensi Guru



Nuansa Terkini Makassar,,-- Pemerintah Kota Makassar membuka peluang kolaborasi dengan Putera Sampoerna Foundation untuk memperkuat kompetensi guru melalui program pelatihan yang lebih terarah dan terukur. 


Hal itu disampaikan langsung Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, saat ditemui jajaran Putera Sampoerna Foundation di Balai Kota Makassar, Senin (9/3/2026).


Senior Director Putera Sampoerna Foundation, Elan Merdy, menyampaikan kepada Munafri rencananya melakukan kerjasama dalam mendukung penguatan sistem pendidikan Kota Makassar ditingkat satuan pendidikan sekolah dasar (SD) dan menengah pertama (SMP). 


Elan Merdy menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan awal terhadap sejumlah sejumlah SD dan SMP di Makassar. Dari hasil pemetaan tersebut, ditemukan bahwa umumnya guru masih berada pada tahap penguasaan teori dan belum sepenuhnya mampu mengimplementasikan metode pembelajaran secara efektif di kelas.


“Kami melihat sebagian guru sebenarnya sudah sering mengikuti pelatihan. Namun mereka masih belum mengetahui bagaimana menerapkan metode tersebut secara langsung di kelas,” ujar Elan.


Elan juga menilai kemungkinan tantangan guru setiap sekolah di Makassar juga berbeda-beda, baik dari sisi karakter siswa maupun lingkungan belajar. Karena itu, program peningkatan kapasitas guru perlu dirancang lebih spesifik dan berfokus pada tahap implementasi.


Untuk itu, Putera Sampoerna Foundation, lanjutnya, menawarkan dukungan untuk merancang program intervensi selama satu tahun yang menyasar sekitar 50 guru dari lima SD dan lima SMP sebagai tahap awal. 


Program tersebut bertujuan meningkatkan praktik mengajar di kelas hingga berdampak pada peningkatan motivasi belajar siswa.


Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik gagasan kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan memang harus dimulai dari peningkatan kompetensi guru. 


“Sebelum kita bicara masalah infrastruktur, kita bicara bagaimana pedagogi terapan guru. Karena tidak mungkin anak-anak bisa pintar kalau gurunya tidak memiliki kompetensi yang baik,” ujar Munafri.


Ia menekankan bahwa pemerintah kota saat ini berfokus mencari cara untuk meningkatkan kualitas guru secara berkelanjutan, bukan hanya melalui pelatihan, tetapi juga dengan sistem pengukuran yang jelas terhadap perkembangan kompetensi guru.


Munafri menilai selama ini banyak pelatihan yang diikuti guru, namun belum ada alat ukur yang mampu menunjukkan sejauh mana dampaknya terhadap kualitas pembelajaran.


“Kita butuh tools untuk mengukur progres guru. Selama ini mereka ikut pelatihan, tapi setelah itu kita tidak tahu hasilnya seperti apa. Ini yang harus kita bangun bersama,” jelasnya.


Munafri juga menegaskan pentingnya memastikan bahwa profesi guru dijalani sepenuh hati, bukan karena beban kerja. Ia berharap guru di Makassar dapat memiliki kebanggaan terhadap profesinya sebagai pendidik generasi bangsa.


“Guru di Makassar harus sadar punya peran besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” harapnya.


Sebagai kelanjutan dari kolaborasi tersebut, Pemerintah Kota Makassar dan Putera Sampoerna Foundation sepakat untuk melanjutkan pembahasan secara lebih teknis setelah Idulfitri.


Pertemuan selanjutnya akan dikemas ke dalam workshop selama dua hari untuk merumuskan konsep pengembangan guru yang terstruktur, termasuk penyusunan roadmap peningkatan kompetensi guru dalam beberapa tahun ke depan.


Munafri berharap kerja sama ini dapat menghasilkan model pengembangan guru yang terukur dan berkelanjutan, sehingga dalam beberapa tahun ke depan kualitas pendidikan di Kota Makassar dapat meningkat secara signifikan.(*)

Buka Puasa Bersama 3.152 Anak Panti Asuhan, Munafri: Pemerintah Kota Hadir untuk Semua Warga Makassar

 


Nuansa Terkini Makasaar,—Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di halaman Masjid Al-Markaz Al Islami Makassar, Senin (9/3/2026), saat Pemerintah Kota Makassar menggelar kegiatan Sehari Bersama Anak Panti Asuhan dan Kaum Dhuafa yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta peringatan Nuzulul Qur’an.


Kegiatan yang berlangsung di masjid terbesar di Kota Makassar tersebut, menjadi momentum bagi pemerintah kota untuk mempererat kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Dirangkaikan salat tarawih berjamaah. 


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar juga menyerahkan infaq dan santunan kepada anak-anak panti asuhan serta masyarakat dhuafa sebagai bentuk perhatian dan komitmen pemerintah dalam menghadirkan keberpihakan kepada mereka yang membutuhkan.


Dalam kesempatan itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar waktu meningkatkan ibadah, tetapi juga saat yang tepat untuk memperkuat rasa empati dan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi anak yatim, penghuni panti asuhan, serta kaum dhuafa.


Menurut Munafri, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat merasakan kehadiran negara, tanpa memandang latar belakang ataupun kondisi sosial. 


"Karena itu, nilai berbagi dan kebersamaan harus terus dijaga, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah," ujarnya.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Sekretaris Daerah Kota Makassar, jajaran kepala SKPD, serta para camat dan lurah di lingkup Pemerintah Kota Makassar yang bersama-sama mengikuti rangkaian kegiatan hingga waktu berbuka puasa.


Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga menghadirkan suasana kebersamaan yang penuh makna, di mana anak-anak panti asuhan dan kaum dhuafa dapat merasakan perhatian serta kebahagiaan berbagi di bulan suci Ramadan.


Pada kesmepatan ini, orang nomor satu Kota Makassar itu menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan sesama serta hubungan manusia dengan Sang Pencipta dalam momentum bulan suci Ramadan.


Dalam sambutannya, Munafri mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga momentum untuk memperkuat dua hubungan utama dalam kehidupan manusia, yakni hablum minannas (hubungan dengan sesama manusia) dan hablum minallah (hubungan dengan Allah SWT).


"Ini adalah sebuah kegiatan yang memberikan dua hubungan yang kita laksanakan, yaitu hubungan dengan sesama manusia dan hubungan dengan pencipta. Hablum minannas dan hablum minallah yang kita bangun bersama," kata Munafri.


Ia menyampaikan, kehadiran Pemerintah Kota Makassar, bersama seluruh perangkat daerah pada kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak panti asuhan dan keluarga besar panti yang ada di Kota Makassar.


Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat empati, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mempererat ukhuwah dan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.


"Hari ini Pemerintah Kota Makassar hadir bersama-sama di tengah anak-anak kita, keluarga besar panti asuhan yang ada di Kota Makassar, untuk saling berbagi, saling memberikan perhatian, membangun empati, menguatkan ukhuwah, dan yang lebih penting membangun silaturahmi," tuturnya.


Kegiatan ini juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antara pemerintah, para pengurus dan pembina panti asuhan, serta anak-anak panti. 


Sekaligus meningkatkan kepedulian sosial masyarakat terhadap keberadaan dan kebutuhan anak-anak panti asuhan di Kota Makassar.


Kegiatan ini, diikuti oleh 76 panti asuhan se-Kota Makassar, dengan jumlah peserta sebanyak 152 orang pembina atau pengurus panti serta 2.829 anak panti asuhan atau anak yatim, sehingga total keseluruhan peserta yang hadir mencapai 3.152 orang termasuk para pendamping.


Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Appi itu menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut secara khusus ditujukan bagi anak-anak panti asuhan yang ada di Kota Makassar, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap mereka.


Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus hadir bagi seluruh warga tanpa membeda-bedakan latar belakang keluarga, termasuk bagi anak-anak yang tumbuh dan dibesarkan di lingkungan panti asuhan.


"Kita ingin memperlihatkan bahwa pemerintah akan selalu hadir di tengah keluarga yang ada di Kota Makassar tanpa membeda-bedakan apakah dia berasal dari keluarga atau dari panti asuhan," jelasnya.


Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Makassar juga mengundang sekitar rubuan anak panti asuhan untuk bersama-sama mengikuti rangkaian acara mulai dari buka puasa bersama, pemberian santunan, hingga peringatan Nuzulul Quran.


Munafri menilai, perhatian kepada anak-anak panti merupakan hal yang sangat penting karena mereka memiliki hak yang sama seperti anak-anak lainnya, baik dalam hal pendidikan, kehidupan yang layak, maupun perhatian dari pemerintah.


"Anak-anak panti hari ini tidak boleh menjadi anak-anak yang terabaikan oleh pemerintah. Mereka juga punya hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak, penghidupan yang layak, dan perhatian yang penuh dari pemerintah," tegasnya.


Ia pun menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar, untuk terus membuka akses seluas-luasnya bagi anak-anak panti asuhan agar dapat memperoleh pendidikan yang berkualitas serta kesempatan yang sama dalam meraih masa depan.


Menurut Ketua IKA FH Unhas itu, anak-anak panti juga harus memiliki mimpi dan cita-cita besar untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan, baik di Kota Makassar maupun di tingkat nasional.


"Biarkan anak-anak panti ini juga punya cita-cita yang tinggi dan harapan besar untuk ikut melaksanakan pembangunan yang ada di Kota Makassar," terangnya. 


"Suatu saat nanti dari anak-anak yang hadir di sini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan, baik di Kota Makassar maupun di Indonesia," lanjutnaya.


Munafri juga berharap momentum peringatan Nuzulul Quran tersebut dapat melahirkan generasi Qurani yang menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia menuju Generasi Emas Indonesia 2045.


Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh anak-anak panti asuhan yang hadir untuk tidak merasa rendah diri dan tetap percaya diri dalam menjalani kehidupan serta meraih masa depan.


Appi berharap kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut dapat membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang hadir, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kota Makassar.


"Saya mengimbau kepada seluruh anak-anakku yang hadir hari ini, tidak perlu minder diri dan tidak perlu merasa kecil di tengah masyarakat, dengan kebersamaan kita hari ini akan membawa berkah bagi kita semua," tutup Munafri.


Dalam momen ini, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham mengajak masyarakat menjadikan momentum Ramadan dan peringatan Nuzulul Qur'an sebagai pengingat untuk memperkuat keimanan serta mempererat persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.


Lanjut dia, peringatan Nuzulul Qur'an di bulan suci Ramadan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. 


"Saya berharap semangat kebersamaan dan ukhuwah yang terbangun melalui kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat persatuan masyarakat Kota Makassar serta mendorong kita bersama membangun kota yang lebih religius, harmonis, dan penuh kepedulian sosial," singkat Aliyah. (*)

Perayaan Anniversary PT Radja Pratama Wisata Perkuat Kebersamaan dan Komitmen Layani Jamaah

 


Nuansa Terkini Makassar, – PT Radja Pratama Wisata (RPW) menggelar perayaan anniversary yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan di Phinisi Ballroom, Claro Hotel Makassar, Senin (9/3/2026).


Mengangkat tema “Dengan Semangat Baru, Satu Hati Satu Langkah Merajut Asa Menuju Baitullah”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi manajemen, karyawan, mitra, serta jamaah untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para calon tamu Allah.


Acara tersebut dihadiri oleh jajaran direksi, staf, mitra kerja, serta sejumlah undangan yang turut memberikan dukungan terhadap perjalanan dan perkembangan perusahaan yang bergerak di bidang layanan perjalanan ibadah umrah dan haji tersebut.


Ketua Panitia Anniversary RPW, Patris Palolo, menyampaikan bahwa peringatan hari jadi perusahaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan juga menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan dan semangat baru seluruh keluarga besar RPW.


“Momentum anniversary ini menjadi pengingat bagi kami semua untuk terus melangkah bersama dengan satu hati dan satu langkah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah. Kami berharap RPW semakin dipercaya masyarakat dan terus berkembang dalam mengantarkan umat menuju Baitullah,” ujarnya.


Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama, refleksi perjalanan perusahaan, serta ramah tamah yang semakin mempererat hubungan antara manajemen, karyawan, dan para mitra.


Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai seluruh rangkaian acara. Hal ini mencerminkan optimisme PT Radja Pratama Wisata untuk terus berkembang serta menjadi salah satu penyelenggara perjalanan ibadah yang terpercaya dalam melayani masyarakat yang ingin menunaikan ibadah umrah dan haji. (***).




Minggu, 08 Maret 2026

Tertib Administrasi, Polres Gowa Gelar Pemeriksaan Senpi dan Kartu Izin Personel

 


Nuansa Terkini Gowa,- Usai pelaksanaan apel pagi, Kasi Propam Polres Gowa AKP Abdul Wahab, S.H. bersama Kabag Logistik KOMPOL Syahyuddin, S.Sos., M.H. melaksanakan pemeriksaan senjata api (senpi) milik personel Polres Gowa dan jajaran Polsek, yang berlangsung di Lapangan Apel Griya Bhayangkara Polres Gowa, Senin (9/3/2026).


Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah pengawasan dan pengendalian terhadap penggunaan senjata api dinas oleh anggota Polri agar tetap sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku.


Dalam kegiatan itu, personel Propam melakukan pengecekan fisik senjata api sekaligus memeriksa masa berlaku kartu izin pemegang senpi yang dimiliki oleh masing-masing personel.


Kasi Propam AKP Abdul Wahab mengatakan bahwa pemeriksaan ini merupakan kegiatan rutin untuk memastikan seluruh personel yang memegang senjata api dinas telah memenuhi persyaratan administrasi serta memahami tanggung jawab dalam penggunaannya.


“Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa senjata api dinas digunakan secara tertib dan sesuai prosedur. Selain itu, kami juga mengecek kelengkapan administrasi berupa kartu izin pemegang senpi agar masih berlaku,” ujarnya.


Ia menambahkan, pengawasan yang ketat terhadap penggunaan senjata api merupakan bagian dari upaya menjaga profesionalitas dan kedisiplinan personel Polri dalam melaksanakan tugas di lapangan.


Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polres Gowa dapat semakin disiplin dan bertanggung jawab dalam penggunaan senjata api dinas, sehingga dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan serta tetap menjaga keamanan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.


Humas Polres Gowa

Kapolda Sulsel Pimpin Apel Pengecekan Senjata Api Serentak serta Penyambutan Personel Brimob BKO Polda Aceh

 



Nuansa Terkini Makassar,- Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H. memimpin langsung Apel Pengecekan Senjata Api (Senpi) serentak di jajaran Polda Sulsel sekaligus penyambutan personel Satuan Brimob Polda Sulsel yang telah menyelesaikan tugas Operasi Aman Nusa II sebagai Bantuan Kendali Operasi (BKO) di Polda Aceh.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Mapolda Sulsel, Senin (09/03/2026), dan diikuti oleh Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Sulsel, serta personel jajaran Polda Sulsel.


Dalam arahannya, Kapolda Sulsel menegaskan bahwa apel yang dilaksanakan tersebut merupakan momentum penting dalam melakukan konsolidasi organisasi guna memastikan kesiapan seluruh elemen di lingkungan Polda Sulsel, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana pendukung tugas kepolisian.


“Terkait pelaksanaan pengecekan senpi serentak di seluruh jajaran, saya ingin mengingatkan kembali bahwa senjata api bukanlah simbol kekuasaan atau gagah-gagahan. Senjata api adalah instrumen hukum yang diberikan negara kepada Polri untuk menegakkan keadilan dan melindungi nyawa manusia,” tegas Kapolda.


Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan senjata api yang dilakukan meliputi tiga aspek utama, yakni aspek administrasi, kelayakan teknis, serta aspek moralitas dan psikologis personel yang memegang senjata api.


“Gunakan akal sehat dan nurani sebelum menggunakan jari telunjukmu di atas pelatuk,” pesan Kapolda kepada seluruh personel.


Pada kesempatan yang sama, Kapolda Sulsel juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada personel Satuan Brimob Polda Sulsel yang telah kembali dari pelaksanaan tugas kemanusiaan di Provinsi Aceh selama kurang lebih dua bulan dalam rangka Operasi Aman Nusa II.


“Atas nama pimpinan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, disiplin, serta semangat pengabdian yang tinggi dalam membantu masyarakat di wilayah Provinsi Aceh,” ungkapnya.


Menurut Kapolda, tugas kemanusiaan tersebut bukanlah tugas yang ringan karena selain menuntut kesiapsiagaan fisik dan mental, juga membutuhkan keikhlasan, kepedulian, serta solidaritas untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana.


Kapolda Sulsel juga berharap pengalaman yang diperoleh para personel selama melaksanakan tugas di Aceh dapat menjadi bekal berharga dalam meningkatkan profesionalisme, memperkuat solidaritas antar personel, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi darurat di masa mendatang.

Silaturahmi Ramadan, MW KAHMI Sulsel dan BADKO HMI Sulsel Gelar Buka Puasa Bersama


 


Nuansa Terkini Makassar,– Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan Badan Koordinasi (BADKO) HMI Sulsel menggelar kegiatan buka puasa bersama dalam rangka mempererat silaturahmi antara alumni dan kader HMI.


Ketua Panitia kegiatan, Abdul Hafid, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara MW KAHMI Sulsel dengan BADKO HMI Sulsel yang dirangkaikan dengan beberapa agenda kegiatan.


“Jadi kegiatan ini dilaksanakan atas bentuk kolaborasi antara Majelis Wilayah KAHMI Sulsel dengan BADKO HMI Sulsel. Rangkaian kegiatannya dimulai dari pembukaan, kemudian penandatanganan prasasti, lalu dilanjutkan dengan sejumlah sambutan,” ujarnya.


Ia menjelaskan, kegiatan juga diisi dengan orasi kebangsaan serta sambutan dari perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang dihadiri Asisten I Gubernur Sulsel, Ahmad Nansum.


Selain itu, sejumlah tokoh KAHMI dan HMI turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Koordinator Presidium MW KAHMI Sulsel, pengurus PB HMI, Ketua BADKO HMI Sulsel, serta Sekretaris Umum KAHMI.


Abdul Hafid mengungkapkan, kegiatan ini disiapkan dalam waktu yang cukup singkat, namun antusiasme peserta yang hadir melebihi perkiraan panitia.


“Kegiatan ini sebenarnya disusun dengan waktu yang cukup singkat, tidak sampai dua minggu, hanya sekitar satu minggu lebih. Alhamdulillah jumlah yang hadir justru melebihi yang kami perkirakan,” jelasnya.


Ia menambahkan, kegiatan buka puasa bersama ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara alumni KAHMI dan kader HMI yang selama ini kerap dianggap memiliki jarak.


“Harapan kami kegiatan ini bisa menjadi ajang silaturahmi dan kolaborasi sehingga tidak ada lagi jarak antara alumni dan HMI. Karena pada dasarnya kami semua adalah satu kesatuan,” pungkasnya. (L).

Sabtu, 07 Maret 2026

Melinda Aksa Kunjungi Sikola Mangkasara Rappokalling, Apresiasi Pendidikan Gratis untuk Anak-anak

 


Nuansa Terkini Makassar,— Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, melakukan kunjungan ke Sikola Mangkasara yang berlokasi di Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Makassar, Minggu (8/3/2026).


Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan terhadap inisiatif pendidikan nonformal yang memberikan akses belajar gratis bagi anak-anak di wilayah tersebut.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tallo Andi Husni, Lurah Rappokalling Ismail, Ketua TP PKK Kecamatan Tallo Dian Friani Husni beserta jajaran pengurus, serta para Ketua RT/RW se-Kecamatan Tallo.


Sikola Mangkasara sendiri telah berdiri selama kurang lebih 16 tahun dan saat ini memiliki sekitar 60 siswa yang diinisiasi oleh Ibu Ami sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak di lingkungan sekitar, khususnya mereka yang membutuhkan tambahan pendidikan dan pembinaan karakter di luar sekolah formal.


Dalam sambutannya, Melinda mengungkapkan rasa bahagia dan apresiasinya atas kehadiran Sikola Mangkasara yang selama ini konsisten memberikan pendidikan secara gratis kepada masyarakat.


“Saya sangat senang ada Sikola Mangkasara yang diinisiasi oleh Ibu Ami. Ini adalah bentuk kepedulian luar biasa, menghadirkan sekolah gratis bagi anak-anak di Kelurahan Rappokalling,” ujar Melinda.


Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada sosok Ibu Ami yang telah mendedikasikan waktunya untuk pendidikan anak-anak di lingkungan tersebut.


“Saya mengapresiasi luar biasa kepada Ibu Ami. Semoga akan ada sosok seperti beliau di kecamatan-kecamatan lain, sosok yang peduli terhadap pendidikan dan masa depan anak-anak,” tambahnya.


Melinda berharap keberadaan Sikola Mangkasara dapat terus berkelanjutan dan berkembang menjadi lebih baik di masa mendatang.


Menurutnya, pendidikan harus berjalan seiring dengan penguatan nilai agama agar dapat membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki arah hidup yang baik.


“Pendidikan dan agama bisa mengubah kehidupan kita. Jangan hanya pintar tetapi tidak memiliki pegangan agama, karena itu bisa membuat kita kehilangan arah. Anak-anak harus memiliki akidah yang kuat,” tuturnya.


Ia juga memotivasi para siswa agar terus belajar, berprestasi, serta tidak melupakan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.


“Saya berharap anak-anak di sini terus semangat belajar, memiliki prestasi, dan jangan lupa agama. Karena dengan izin Allah, pendidikan bisa mengubah nasib kita menjadi lebih baik,” katanya.


Melinda juga berharap dapat kembali mengunjungi Sikola Mangkasara di kesempatan lain untuk melihat perkembangan para siswa.


Sementara itu, Camat Tallo Andi Husni menyampaikan kebanggaannya terhadap keberadaan Sikola Mangkasara yang dinilai memiliki peran penting dalam membina anak-anak di wilayahnya.


“Saya sangat bangga dengan adanya Sikola Mangkasara ini. Di sini anak-anak, khususnya dari keluarga kurang mampu, mendapatkan pendidikan nonformal yang dapat melengkapi pendidikan formal mereka sekaligus membentuk karakter yang baik,” ujarnya.


Ia berharap keberadaan Sikola Mangkasara dapat terus mendapat dukungan dari berbagai pihak agar manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat.


Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pendidikan serta pembinaan karakter anak-anak di Kota Makassar.(*)

Anggota DPRD Makassar Hj Umiyati Minta Pemerintah Intervensi Harga Pangan Jelang Idul Fitri



Nuansa Terkini Makassar, — Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar Hj Umiyati menekankan pentingnya intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.


Hal ini disampaikan menyusul potensi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan yang kerap terjadi setiap mendekati hari besar keagamaan, seperti beras, daging, minyak goreng, dan telur.


Politisi perempuan PPP ini mengingatkan pemerintah kota melalui dinas terkait untuk melakukan langkah-langkah antisipatif guna memastikan ketersediaan stok serta menjaga harga tetap stabil di pasaran.


Salah satunya, dengan melakukan pemantauan rutin di pasar-pasar tradisional maupun pusat distribusi. 

guna menghindari kelangkaan maupun praktik spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat.


Juga dengan melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sebagai bentuk intervensi pemerintah untuk membantu masyarakat sekaligus menekan potensi lonjakan harga menjelang Idul Fitri.


“Pemerintah melalui dinas terkait harus hadir memastikan pasokan pangan tetap aman dan harga tetap terkendali. Jangan sampai menjelang Idul Fitri justru terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat,” ujarnya.


Selain itu, perempuan yang akrab disapa Bude Ety ini juga meminta agar dinas terkait mengintensifkan operasi pasar jika ditemukan indikasi kenaikan harga yang signifikan di lapangan.


“Langkah-langkah seperti operasi pasar dan pengawasan distribusi harus dilakukan lebih awal agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang wajar,” tambahnya.


DPRD Makassar berharap pemerintah kota dapat mengambil langkah strategis agar stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalani bulan Ramadan hingga Idul Fitri dengan lebih tenang. (*)

Jumat, 06 Maret 2026

Remaja 15 Tahun di Gowa Terluka Akibat Tembakan Mainan, Dua Pelaku Diamankan Polisi

 


Nuansa Terkini Makassar,- Polisi menangkap dua pemuda berinisial SA (19) dan MS (18) terkait kasus penembakan menggunakan senjata mainan yang melukai seorang remaja berusia 15 tahun di Kabupaten Gowa.


Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K, M.Si mengatakan, kedua pelaku diamankan oleh Unit Jatanras Satreskrim Polres Gowa setelah korban bernama Ramadhan mengalami luka pada bagian mata akibat tembakan tersebut.


“Dua orang terduga pelaku terkait kasus penganiayaan berhasil diamankan,” ujar Aldy, Sabtu (7/3/2026).


Peristiwa itu terjadi pada Kamis (5/3) sekitar pukul 21.30 Wita di Kecamatan Bajeng. Saat itu korban baru pulang melaksanakan salat tarawih dan sedang berdiri di pinggir jalan bersama temannya. 


Tiba-tiba kedua pelaku melintas menggunakan sepeda motor dan menembak secara acak menggunakan senjata mainan. Salah satu peluru mengenai bola mata korban hingga membuatnya harus dilarikan ke rumah sakit oleh keluarganya.


Polisi juga menyita dua unit senjata mainan, tempat peluru, serta satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku. Dari hasil pemeriksaan sementara, korban dan pelaku diketahui tidak saling mengenal dan penembakan dilakukan secara acak di jalan.


Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman tiga tahun enam bulan penjara.


Kapolres Gowa mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi penggunaan mainan yang berpotensi membahayakan, terutama selama bulan Ramadan.


Humas Polres Gowa

Rumah Makan Milik H. Munira di Sekitar Unhas Berkembang, Andalkan Pasar Mahasiswa

 


Nuansa Terkini Makassar,- Usaha rumah makan di sekitar kawasan (Unhas) terus berkembang seiring tingginya aktivitas mahasiswa. Salah satu usaha kuliner yang cukup dikenal di kawasan tersebut adalah rumah makan milik H. Munira yang telah beroperasi sejak tahun 2015.


H. Munira mengatakan, usaha rumah makan yang dikelolanya bersama keluarga kini telah memiliki beberapa cabang di sekitar area kampus. Beberapa di antaranya berada di kawasan Tendik Unhas 1, Sahabat Unhas 1, serta satu cabang terbaru yang baru saja dibuka.


“Yang di baris ini rumah makan sudah lama, sejak tahun 2015. Kalau yang di sini baru buka, masih tahap percobaan,” ujarnya.


Selain menjalankan usaha rumah makan, keluarga H. Munira juga memiliki usaha lain, yakni pemotongan ayam serta rumah kos yang berada di sekitar kawasan kampus. Usaha ayam potong tersebut bahkan telah dijalankan sejak tahun 1998 dan merupakan usaha turun-temurun dari orang tua.


“Usaha ayam potong itu sudah lama, dari tahun 1998. Itu usaha dari orang tua yang kami teruskan sampai sekarang,” jelasnya.


H. Munira menambahkan, usaha rumah makan yang dikelolanya saat ini mempekerjakan sekitar 25 orang karyawan. Mayoritas pelanggan rumah makan tersebut berasal dari kalangan mahasiswa yang beraktivitas di sekitar kampus.


“Kalau di sekitar Unhas, pasar kami memang mahasiswa. Alhamdulillah selama ini masih ramai,” katanya.


Meski demikian, ia mengaku belum menjalin kerja sama dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena adanya sejumlah pertimbangan, termasuk terkait sistem pembayaran dan target penjualan.


Ke depan, H. Munira berharap usaha yang dijalankannya dapat terus berkembang dan semakin dikenal masyarakat luas. Ia juga berharap dukungan dari berbagai pihak untuk membantu mempromosikan usaha rumah makan tersebut.


“Harapan ke depan semoga usaha ini semakin ramai dan bisa terus berkembang,” tutupnya. (L)

Rabu, 04 Maret 2026

MTF Market 'Fasting Forward', Ada Cashback 50 Persen dan Hadiah Menarik dari Transaksi QRIS

 


Nuansa Terkini Makassar,– Event market tahunan yang selalu dinanti, MTF Market, kembali hadir dengan edisi spesial Ramadan bertajuk “MTF Fasting Forward”. Digelar mulai 5 hingga 20 Maret 2026, event ini menghadirkan ratusan tenant serta rangkaian kegiatan seru selama bulan suci Ramadan.


Didukung oleh CIMB Niaga dan Bank Indonesia, MTF Fasting Forward tidak hanya menjadi pusat kuliner dan belanja, tetapi juga mendorong transaksi digital melalui QRIS, khususnya transaksi melalui QRIS Tap.


Surga Takjil dan Tempat Nongkrong Menunggu Berbuka


MTF Fasting Forward dirancang menjadi tempat terbaik berburu takjil sekaligus lokasi nyaman untuk menunggu waktu berbuka puasa bersama keluarga dan sahabat. 


Puluhan tenant food, beverage, hingga fashion siap memanjakan pengunjung dengan ragam pilihan produk kekinian.


Beberapa tenant yang akan meramaikan event ini antara lain:


Ayam Goreng Lompobattang, Cik Cik Katsu, Es Teh Poci, Halmeoni, Matcha Nerds, Miss Cimory, Monela Kitchen, Mozai, Nasi Kho, Nans Kitchen, Oke Soes, Piscok Lekker, Rosa Kue Kering, Yama Japanese, Tenka Matcha, Es.C Coffee, Siomay Bunda Lombok Ingus, Shan-Shan, Avon Air Mineral, hingga Okinori.


Deretan brand tersebut siap menghadirkan aneka menu favorit mulai dari makanan berat, dessert, minuman segar, hingga produk fashion dan UMKM lokal.


Dimeriahkan Beragam Event Komunitas


Tak hanya bazaar, MTF Fasting Forward juga menghadirkan berbagai kegiatan menarik yang melibatkan komunitas dan keluarga, di antaranya:


Beauty class


Fashion show


Gathering komunitas K-Pop


Talkshow fertility bersama Nusra Fertility Center


Lomba azan


Lomba dai cilik


Fun aerobic & zumba


Serta berbagai lomba menarik lainnya


Rangkaian acara ini menjadikan MTF Market bukan sekadar tempat belanja, tetapi juga ruang interaksi komunitas yang edukatif dan menghibur selama Ramadan.


Cashback Hingga 50 Persen dari CIMB Niaga


Kabar gembira bagi pengunjung, CIMB Niaga menghadirkan promo spesial berupa cashback hingga 50 persen bagi pengunjung yang berbelanja di tenant MTF Market menggunakan aplikasi OCTO Pay.


"Promo ini diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat sekaligus memberikan pengalaman belanja yang lebih hemat dan praktis selama Ramadan," jelas CEO MTF Market, Adhi Santoso melalui keterangan resmi, Senin 2 Maret 2026.


Momentum Ramadan yang Lebih Seru


Dengan konsep yang memadukan kuliner, fashion, hiburan, dan dukungan transaksi digital, MTF Fasting Forward 2026 diharapkan menjadi salah satu destinasi favorit warga Makassar dalam mengisi waktu ngabuburit hingga berbuka puasa.


Tak hanya mendukung geliat UMKM lokal, event ini juga memperkuat ekosistem pembayaran digital dan menghadirkan pengalaman Ramadan yang lebih meriah, nyaman, dan penuh kebersamaan.


Apresiasi untuk Tenant dengan Transaksi QRIS Terbanyak


Sebagai bentuk dukungan terhadap digitalisasi pembayaran, panitia menyiapkan hadiah khusus bagi tenant yang berhasil mencatatkan volume transaksi QRIS terbanyak, baik melalui QRIS statis maupun QRIS Tap.


Adapun Hadiah Racing QRIS Statis & QRIS Tap Khusus Tenant MTF Market Ramadan antara lain:


1. Tablet Advan Sketch 3 (1 Unit)

2. Smartphone Samsung Galaxy A07 (2 Unit)

3. Trolly 150kg (3 Unit)

4. CCTV 4G Sim Card (6 Unit)

5. Kompor Portable Rinnai (5 Unit)


Program ini diharapkan dapat memacu para pelaku UMKM untuk semakin aktif memanfaatkan sistem pembayaran non-tunai yang aman dan praktis.


Pengunjung yang berbelanja juga akan mendapatkan hadiah menarik dengan berbelanja tanpa batas minimal melalui QRIS Tab. Penyelenggara menyediakan beragam hadiah menarik seperti payung, mug, tumbler, dan hadiah menarik lainnya yang didapat melalui spin Wheel.


MTF Market Fasting Forward 2 juga disponsori oleh Coca Cola, Avon Air Mineral,Sally Coffe dan Hotel MYKO Makassar. 


Jangan lupa ya datang ke MTF Market Ramadan Fasting Forward 2, di Phinisi Point Mall Makassar.