Kamis, 12 Maret 2026

Ketua Umum KAHMI Prof. Dr. Andi Pangerang Moenta Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama di Claro Hotel Makassar

 


Nuansa Terkini Makassar,– Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Andi Pangerang Moenta menghadiri kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar di Claro Hotel Makassar. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat kebersamaan antar alumni sekaligus memperkuat peran sosial organisasi di tengah masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Andi Pangerang Moenta menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai wadah mempertemukan para alumni KAHMI, baik senior maupun generasi muda.


Ia menjelaskan, awalnya kegiatan kebersamaan tersebut dilaksanakan secara sederhana di rumah-rumah anggota. Namun seiring berjalannya waktu dan semakin banyaknya alumni yang terlibat, kegiatan tersebut berkembang hingga dilaksanakan di hotel dengan skala yang lebih besar.


“Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat silaturahmi antar alumni KAHMI, baik senior maupun junior, agar tetap solid dan terus berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.


Selain agenda silaturahmi dan buka puasa bersama, KAHMI juga aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial setiap tahunnya. Di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu, hingga program operasi bibir sumbing bagi anak-anak yang membutuhkan.


Menurutnya, program operasi bibir sumbing tersebut melibatkan dukungan berbagai pihak, termasuk lembaga internasional, sehingga pembiayaan dan pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik.


“Sekarang teknologi operasi sudah semakin canggih. Operasi bibir sumbing bisa langsung dipadukan dengan operasi plastik sehingga hasilnya sangat baik dan hampir tidak terlihat bekasnya,” jelasnya.


Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh dan akademisi, termasuk mantan Rektor Universitas Hasanuddin Idrus Paturusi serta Ketua Senat Universitas Hasanuddin Sobaharuddin Tali.


Melalui kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama ini, KAHMI berharap hubungan kekeluargaan antar alumni semakin kuat serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di Makassar dan sekitarnya. (Ln/A).

Rabu, 11 Maret 2026

ABG Sidokkes Polres Gowa Hadirkan Harapan, Berikan Alat Bantu Jalan untuk Warga yang Membutuhkan

 


Nuansa Terkini Gowa,- Kepedulian dan rasa kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Sidokkes Polres Gowa melalui program ABG (Ayo Berbagi). Dipimpin langsung oleh Kasidokkes Polres Gowa, IPTU dr. Anniza Rukmanasari Kemal, S.Ked., personel Sidokkes menyerahkan bantuan alat bantu jalan kepada warga yang mengalami keterbatasan fisik dan membutuhkan dukungan untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Rabu (11/3/2026).


Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dengan penuh kehangatan dan rasa empati. Alat bantu jalan yang diberikan diharapkan dapat membantu penerima manfaat untuk kembali bergerak lebih leluasa serta menjalani kehidupan dengan lebih mandiri.


Kasidokkes Polres Gowa menyampaikan bahwa program ABG (Ayo Berbagi) merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya mereka yang sedang mengalami kesulitan.


“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat menjadi penyemangat dan meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan. Polri akan selalu berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan,” ungkapnya.


Suasana haru pun terlihat saat bantuan tersebut diterima oleh warga. Rasa syukur dan terima kasih disampaikan kepada jajaran Sidokkes Polres Gowa yang telah memberikan perhatian dan kepedulian.


Melalui kegiatan ini, Polres Gowa berharap semangat berbagi dan saling peduli dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga kebersamaan dan rasa kemanusiaan tetap terjaga dengan baik.


Humas Polres Gowa

Rapat Lanjutan, Sekda Makassar Minta OPD Perkuat Koordinasi Persiapan IGS Diplomatic Tour 2026



Nuansa Terkini Makassar,— Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mematangkan persiapan pelaksanaan Gastro Diplomasi atau International Gastronomy Summit (IGS) yang akan digelar di Kota Makassar melalui koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly, menyebut progres persiapan kegiatan tersebut saat ini masih berlangsung dan melibatkan sejumlah perangkat daerah sesuai pembagian tugas yang telah ditetapkan.


Hal tersebut disampaikan Andi Zulkifly saat memimpin rapat koordinasi lanjutan bersama jajaran OPD diantaranya, Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, Bappeda hingga BPKAD di Balai Kota Makassar, Rabu (11/3).


Sekda Zulkifly menegaskan seluruh perangkat daerah harus segera menindaklanjuti pembagian tugas yang telah disepakati dalam rapat sebelumnya.


Menurutnya, pada rapat yang digelar sekitar dua minggu lalu, pemerintah kota telah menyepakati bahwa seluruh persiapan kegiatan harus sudah berjalan sebelum tanggal 30, mengingat agenda tersebut menjadi perhatian langsung Wali Kota Makassar.


“Kita sudah rapatkan dua minggu lalu dan sebenarnya disepakati bahwa seluruh persiapan sudah berjalan sebelum tanggal 30. Karena itu saya minta semua SKPD kembali melakukan koordinasi agar kita benar-benar siap,” ujar Andi Zulkifly.


Ia juga menyampaikan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk saat rapat bersama Dinas Pariwisata beberapa waktu lalu.


“Pak Wali Kota sudah menyampaikan langsung bahwa beliau akan meminta perkembangan persiapan kegiatan ini. Bahkan pada rapat bersama pariwisata kemarin beliau kembali menyinggung kesiapan pelaksanaan IGS,” katanya.


Dalam rapat tersebut, Pemkot Makassar juga telah menetapkan struktur kepanitiaan yang melibatkan berbagai SKPD. Ketua panitia dijabat oleh Asisten III Setda Makassar Firman Pagarra, Sekretaris dijabat Kepala Bagian Kerja Sama Andi Zulfitra dan Bendahara oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).


Selain itu, sejumlah divisi teknis juga telah dibentuk, di antaranya divisi Investment Forum yang dikoordinasikan oleh Dinas Penanaman Modal dengan dukungan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Dinas Pertanian. Kemudian divisi City Tour yang melibatkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.


Ada pula divisi Ladies Program yang melibatkan Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi, dan Dinas Pariwisata. Sementara kegiatan Welcome Dinner menjadi tanggung jawab Bagian Umum.

Untuk urusan akomodasi dan transportasi, Pemkot Makassar menugaskan Bappeda bersama BPKAD untuk mengoordinasikan dukungan anggaran. 


Sedangkan urusan protokoler ditangani Bagian Protokol, media dan publikasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta perizinan, keamanan, dan ketertiban melibatkan Satpol PP dan kepolisian.


Pengaturan lalu lintas akan dikoordinasikan oleh Dinas Perhubungan, sementara layanan kesehatan dan kesiapsiagaan bencana melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).


Andi Zulkifly menegaskan setiap OPD harus menyiapkan program dan dokumen kegiatan sesuai dengan bidang tugas masing-masing, termasuk konsep kegiatan seperti Investment Forum, City Tour, dan Ladies Program.


“Saya minta setiap OPD mempersiapkan secara detail program kegiatannya, termasuk dokumen pendukungnya. Ini penting agar saat tim dari Kementerian Luar Negeri datang meninjau persiapan kita, semuanya sudah siap,” ujarnya.


Ia juga mengungkapkan utusan dari Kementerian Luar Negeri direncanakan akan berkunjung ke Makassar untuk melihat langsung kesiapan pelaksanaan IGS.


“Informasi dari Bagian Kerja Sama, utusan dari Kementerian Luar Negeri akan datang melihat kesiapan kegiatan ini, rencananya sekitar tanggal 30. Karena itu seluruh perangkat daerah harus memastikan semua persiapan berjalan sesuai rencana,” tutupnya. (*)

Melinda Aksa: Pasar Murah Sangat Bantu Ibu Rumah Tangga



Nuansa Terkini Makassar,— Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa menyambut baik program pasar murah keliling yang digelar Pemerintah Kota Makassar menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.


Menurutnya, program tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga yang setiap hari mengatur kebutuhan dapur keluarga di tengah kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran.


“Program ini tentu sangat membantu, terutama bagi ibu-ibu rumah tangga. Menjelang Idulfitri biasanya kebutuhan rumah tangga meningkat, sehingga kehadiran pasar murah sangat membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Melinda, Rabu (11/03/2026).


Ia menilai langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas harga bahan pangan.


Seperti diketahui, Pemkot Makassar melalui kebijakan Wali Kota Munafri Arifuddin mengerahkan sembilan unit mobil pasar murah yang akan berkeliling di sejumlah kecamatan selama sepuluh hari terakhir Ramadan.


Mobil pasar murah tersebut membawa berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga yang telah diintervensi pemerintah guna menekan lonjakan harga di pasaran.


Beberapa komoditas yang disediakan di antaranya beras SPHP dengan kisaran harga Rp55.000 hingga Rp58.000 per kemasan, minyak goreng Minyak Kita sekitar Rp15.000 per liter, serta gula pasir seharga Rp17.500 per kilogram.


Melinda berharap program tersebut dapat menjangkau lebih banyak wilayah sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat kelurahan.


Menurutnya, menjelang hari besar keagamaan seperti Idulfitri, kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat sehingga stabilitas harga bahan pokok menjadi sangat penting bagi masyarakat.


“Harapannya tentu pasar murah ini bisa menjangkau lebih banyak wilayah agar semakin banyak masyarakat yang terbantu, khususnya menjelang Idulfitri,” katanya.


Istri Wali Kota Makassar itu juga mengajak masyarakat memanfaatkan program pasar murah yang digelar pemerintah sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.


Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin sebelumnya menjelaskan bahwa pasar murah keliling merupakan salah satu langkah intervensi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus menekan potensi inflasi daerah.


“Melalui kegiatan ini kami berupaya menstabilkan harga di pasaran sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan menjelang Idulfitri,” kata Munafri.


Program pasar murah tersebut dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik di berbagai kecamatan di Kota Makassar secara bergiliran hingga akhir Ramadan.

Bersama Kasatgas 4.2 Deputi Kordinasi dan Supervisi KPK RI, Kadis DBMBK Kunjungi Lokasi Multi Years Contrak //



Nuansa Terkini Makassar,— Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Provinsi Sulawesi Selatan Ir. H. Andi Ihsan. S.T., M.M bersama Kasatgas 4.2 Deputi Kordinasi dan Supervisi KPK RI Tribudi Rochmanto dan Tim melaksanakan pertemuan dan kunjungan lapangan di lokasi Proyek Multi Years Contrak di Jln. Hertasning, Makassar dan Jln. Aeropala, Kabupaten Gowa. Selasa, 10 Maret 2026.


Pertemuan dan Kunjungan lapangan tersebut merujuk pada ketentuan Pasal 6 huruf b Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertugas melakukan koordinasi dengan instansi yang berwenang melaksanakan pemberantasan tindak pidana korupsi dan instansi yang bertugas melaksanakan pelayanan publik.


Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Provinsi Sulawesi Selatan Ir. H. Andi Ihsan. S.T., M.M dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi atas pertemuan dan kunjungan langsung kelapangan yang dilaksanakan oleh Kasatgas 4.2 Deputi Kordinasi dan Supervisi KPK RI bersama Tim.


"Pertemuan dan kunjungan lapangan ini sangat bermanfaat untuk memperkuat integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pemberantasan korupsi," Ungkapnya.


Baginya, Pengawasan dan koordinasi yang dilaksanakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan dua pilar utama untuk menjaga integritas internal dan efektivitas eksternal dalam memberantas korupsi.


"Kita ketahui bersama bahwa KPK memiliki wewenang untuk mengoordinasikan instansi yang berwenang memberantas korupsi serta instansi pelayanan publik untuk menutup celah korupsi. Sehingga diharapkan dengan adanya kordinasi bersama KPK RI, program prioritas Proyek Multi Years Contrak dapat tercapai sesuai harapan masyarakat," jelas Ir. H. Andi Ihsan. S.T., M.M


"Hal itu sejalan dengan harapan Bapak Gubernur Sulawesi Selatan. Bahwa dengan adanya Proyek Multi Years Contrak, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dapat mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, meningkatkan konektivitas antar wilayah. Diketahui bersama bahwa Pembangunan Infrastruktur Jalan menjangkau berbagai wilayah di Sulawesi Selatan untuk mengurangi ketimpangan dan mempermudah akses ekonomi masyarakat," tutupnya.

Kapolres Pinrang Melayat ke Rumah Duka Almarhum Aiptu Mattaungan, Sampaikan Duka Mendalam kepada Keluarga

 


Nuansa Terkini Pinrang,— Kapolres Pinrang AKBP Edy Sabhara Mangga Barani, S.I.K bersama Ketua Bhayangkari Cabang Pinrang Ny. Hadijah Edy Mangga Barani serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Pinrang melayat ke rumah duka almarhum Aiptu Mattaungan di Kampung Buttu Sappa, Kelurahan Tadokkong, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Senin (9/3/2026) Malam.


Kehadiran Kapolres Pinrang beserta rombongan merupakan bentuk empati dan penghormatan terakhir kepada almarhum yang semasa hidupnya telah mengabdikan diri sebagai anggota Polri. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pinrang secara langsung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan serta memberikan penguatan agar keluarga almarhum diberikan ketabahan dan keikhlasan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Lembang AKP Demianus Rante Balik, SH, Kapolsek Duampanua AKP Muslimin, SH, Camat Lembang Muh. Yusuf Nur, S.STP, personel Polsek Lembang dan Polsek Duampanua, personel Koramil Lembang, serta keluarga besar almarhum dan masyarakat setempat yang ikut memberikan penghormatan terakhir.


Perwakilan keluarga almarhum, Markus Manna, SE, menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolres Pinrang beserta jajaran yang telah meluangkan waktu hadir di rumah duka. Ia menyampaikan bahwa kehadiran pimpinan dan anggota Polri menjadi penguat bagi keluarga, karena menunjukkan bahwa duka yang dirasakan bukan hanya oleh keluarga, tetapi juga oleh institusi Polri.

Selasa, 10 Maret 2026

Dekranasda Makassar Bersama Trend Hijab, Tampilkan Fashion Show Wastra Bugis-Makassar



Nuansa Terkini Makassar,— Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar menampilkan ragam wastra khas Bugis-Makassar dalam ajang Wastra Fashion Show pada kegiatan Ramadhan Trend Hijab 2026 yang digelar di Hotel Claro Makassar, Selasa (10/3/2026).


Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian acara yang menampilkan kekayaan kain tradisional serta kreativitas dalam memadukan busana muslim modern dengan wastra khas Sulawesi Selatan.


Fashion show ini secara resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai mampu memperkenalkan produk kerajinan daerah kepada masyarakat luas.


“Alhamdulillah acara ini luar biasa. Mudah-mudahan tahun ini semakin ramai dan mampu menggerakkan ekonomi di Kota Makassar. Partisipasi Dekranasda tentu sangat bermanfaat dalam mempromosikan wastra daerah,” ujarnya.


Fashion show ini secara resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai mampu memperkenalkan produk kerajinan daerah kepada masyarakat luas.


“Alhamdulillah acara ini luar biasa. Mudah-mudahan tahun ini semakin ramai dan mampu menggerakkan ekonomi di Kota Makassar. Partisipasi Dekranasda tentu sangat bermanfaat dalam mempromosikan wastra daerah,” ujarnya.


Melinda Aksa mengatakan, kegiatan seperti ini menjadi wadah yang baik untuk menampilkan kreativitas para pengrajin sekaligus memperkenalkan kekayaan wastra lokal kepada masyarakat.


Ia juga berharap keterlibatan Dekranasda bersama TP PKK kecamatan dapat terus mendorong para pelaku usaha kerajinan dan UMKM untuk terus berkembang melalui berbagai inovasi produk.


“Melalui kegiatan Ramadhan Trend Hijab ini, diharapkan produk wastra daerah semakin diminati masyarakat serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Makassar,” ujarnya.


Pada kesempatan tersebut, para Ketua TP PKK Kecamatan ataupun perwakilannya turut tampil memperagakan busana wastra dengan berbagai motif khas daerah. 


Penampilan diawali oleh Kecamatan Biringkanaya yang dibawakan Nurwanita Muhayang dengan wastra Lagosi khas Bugis Makassar, disusul Kecamatan Bontoala oleh Erny Said yang juga menampilkan Lagosi bermotif bunga atau sarong Lagosi.


Selanjutnya, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang yang dibawakan Darmawati menghadirkan wastra bertema Ma’cora yang berarti berwarna dan bercorak. Kecamatan Makassar oleh Rizti Nadirah menampilkan wastra Malebbi, sementara Kecamatan Mamajang memperagakan kain tenun Bugis motif Cobo dan Kecamatan Manggala oleh Lili Suryani menampilkan kain sutra bermotif aksara Lontara khas Jeneponto.


Kecamatan Mariso oleh Astuti Mirmala Said menampilkan motif Cora La’ba pada sarung tenun Lipa Sabbe, Kecamatan Panakkukang oleh Nur Qalby Syahril memadukan sutra dan motif tradisional dengan sentuhan kontemporer, Rappocini oleh Fatmawati Yudistira menampilkan motif Lagosi, Tallo oleh Dian Friani Husni mengusung tema Magaya memadukan Lagosi dan sutera. 


Sementara Tamalanrea oleh Etty Faradilla menampilkan motif bunga Lagosi perpaduan oranye dan hijau, Tamalate oleh Rini Puspitasari menghadirkan wastra outer full color, Ujung Pandang oleh Faza Fadhillah menampilkan Lagosi khas Jeneponto, Ujung Tanah oleh Andi Hany Unru melalui tema Pa’rasangan Ku memadukan tenun Sengkan dan Lagosi, serta Wajo oleh Elsa Meriam Ambabunga mengusung tema Lappo Allo atau matahari terbenam dengan balutan kain Lagosi.


Para peserta tampil memukau di hadapan Ketua Dekranasda Kota Makassar, jajaran pengurus, serta para tamu undangan yang hadir.


Melinda Aksa pun memberikan apresiasi kepada para peserta dengan memberikan penghargaan sebagai bentuk dukungan atas partisipasi dan kreativitas para Ketua TP PKK kecamatan yang telah menampilkan ragam wastra khas daerah.

Senin, 09 Maret 2026

Pimpin Rakor, Sekda Makassar Minta Penertiban Parkir Ruko Diamond Panakkukang Usai Lebaran



Nuansa Terkini Makassar,— Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly memimpin rapat koordinasi penertiban parkir Ruko Diamond Ramayana Kecamatan Panakkukang  di ruang rapat Sekda, Balai Kota Makassar, Senin (9/3).


Rapat tersebut dihadiri perwakilan TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Perumahan, PTSP, PD Parkir Makassar Raya, camat, lurah, serta pihak terkait lainnya.


Sekda Zulkifly menyampaikan pihaknya segera menertibkan pengelolaan parkir di kawasan Ruko Diamond di Kecamatan Panakkukang. Langkah ini diambil setelah adanya keluhan warga serta temuan dugaan pelanggaran dalam pengelolaan parkir di kawasan tersebut.


Sekda Zulkifly menjelaskan rapat koordinasi ini digelar untuk menyatukan persepsi terkait polemik pengelolaan parkir di kompleks ruko Panakkukang Diamond yang selama ini dikelola pihak swasta.


Ia mengatakan, persoalan tersebut muncul setelah masyarakat setempat menyampaikan keberatan kepada pemerintah kota. Keluhan itu terutama terkait besaran tarif parkir yang dinilai tinggi serta pengelolaan yang dianggap tidak optimal.


“Banyak masyarakat di kompleks tersebut menyampaikan keluhan, pertama karena tarif parkir yang dinilai terlalu mahal, dan kedua karena pengelolaannya dianggap tidak maksimal. Karena itu mereka meminta pemerintah kota mencarikan solusi, termasuk kemungkinan penggantian pengelola,” kata Sekda Zulkifly.


Menurutnya, kondisi kawasan ruko tersebut berbeda dengan pusat perbelanjaan atau mal. Pasalnya, setiap ruko dimiliki oleh pemilik yang berbeda dan memiliki sertifikat masing-masing.

Karena itu, pengelolaan parkir di kawasan tersebut pada prinsipnya harus berdasarkan kesepakatan para pemilik ruko atau masyarakat setempat.


“Berbeda dengan mal yang dimiliki satu perusahaan, ruko di kawasan ini merupakan hak milik pribadi masing-masing. Jadi pada dasarnya pengelolaannya harus berdasarkan kesepakatan bersama para pemilik ruko melalui musyawarah,” jelasnya.


Dari hasil penelusuran pemerintah kota, kata Zulkifly, pengelolaan parkir tersebut belum memiliki izin resmi. “Kita melihat bahwa izin pengelolaan parkirnya belum terbit. Mereka hanya mengambil KBLI 52215, tetapi izin operasionalnya tidak ada. Artinya secara regulasi, pengelolaan parkir di lokasi tersebut belum memiliki izin yang sah,” tegasnya.


Ia menambahkan, tidak adanya izin juga berdampak pada dugaan tidak terpenuhinya standar pengelolaan parkir yang layak, seperti ketersediaan CCTV, sistem keamanan, hingga standar operasional yang jelas.


“Karena izinnya tidak ada, maka standar parkir yang layak juga tidak terpenuhi. Misalnya diduga tidak ada CCTV, sistem pengamanan, dan standar operasional lainnya,” ujarnya.


Berdasarkan hasil rapat koordinasi tersebut, pemerintah kota menemukan dua pelanggaran utama yang menjadi dasar rencana penertiban.


“Pertama, adanya keluhan masyarakat yang disampaikan secara resmi kepada pemerintah. Kedua, tidak adanya izin pengelolaan parkir yang sah. Dua hal ini menjadi dasar kita untuk melakukan penertiban,” ungkap Mantan Camat Ujung Pandang itu .


Meski demikian, kata Zul--sapaan akrabnya--Pemkot Makassar tidak akan langsung melakukan penertiban dalam waktu dekat. Pemerintah akan melengkapi sejumlah dokumen terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan.


Dokumen tersebut antara lain surat keluhan warga yang disampaikan melalui kecamatan dan kelurahan serta berita acara proses penyerahan fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum-fasos) dari pihak pengembang. Ia menargetkan proses tersebut dapat diselesaikan sebelum Hari Raya Idulfitri.


“Kita lengkapi dulu dua hal tersebut, yaitu keluhan warga secara tertulis dari kecamatan dan proses penyerahan fasum-fasos. Targetnya selesai sebelum Lebaran,” jelasnya.


Setelah seluruh dokumen lengkap, penertiban akan dilakukan setelah Idulfitri agar tidak mengganggu aktivitas petugas di lapangan selama bulan Ramadan.


“Penertiban akan kita lakukan setelah Lebaran. Kalau dilakukan saat Ramadan, dikhawatirkan bisa mengganggu teman-teman di lapangan yang sedang berpuasa,” kata Zulkifly.


Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar itu juga meminta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menyiapkan langkah teknis penertiban, termasuk Dinas Perhubungan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Satpol PP sebagai penegak peraturan daerah.


Selain itu, PD Parkir Makassar Raya juga diminta menyiapkan skema pengelolaan parkir apabila nantinya kawasan tersebut diserahkan kepada pemerintah kota.


“Kami juga meminta PD Parkir menyiapkan skema pengelolaan apabila nantinya kawasan tersebut dikelola oleh pemerintah kota, tentu dengan tetap berkoordinasi dengan masyarakat setempat,” ujarnya.


"Kami berharap penertiban ini dapat menciptakan sistem parkir yang lebih tertib, transparan, serta tidak memberatkan masyarakat di kawasan ruko Panakkukang Diamond," jelasnya. (*)

Wali Kota Makassar Gandeng Putera Sampoerna Foundation Dorong Program Peningkatan Kompetensi Guru



Nuansa Terkini Makassar,,-- Pemerintah Kota Makassar membuka peluang kolaborasi dengan Putera Sampoerna Foundation untuk memperkuat kompetensi guru melalui program pelatihan yang lebih terarah dan terukur. 


Hal itu disampaikan langsung Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, saat ditemui jajaran Putera Sampoerna Foundation di Balai Kota Makassar, Senin (9/3/2026).


Senior Director Putera Sampoerna Foundation, Elan Merdy, menyampaikan kepada Munafri rencananya melakukan kerjasama dalam mendukung penguatan sistem pendidikan Kota Makassar ditingkat satuan pendidikan sekolah dasar (SD) dan menengah pertama (SMP). 


Elan Merdy menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan awal terhadap sejumlah sejumlah SD dan SMP di Makassar. Dari hasil pemetaan tersebut, ditemukan bahwa umumnya guru masih berada pada tahap penguasaan teori dan belum sepenuhnya mampu mengimplementasikan metode pembelajaran secara efektif di kelas.


“Kami melihat sebagian guru sebenarnya sudah sering mengikuti pelatihan. Namun mereka masih belum mengetahui bagaimana menerapkan metode tersebut secara langsung di kelas,” ujar Elan.


Elan juga menilai kemungkinan tantangan guru setiap sekolah di Makassar juga berbeda-beda, baik dari sisi karakter siswa maupun lingkungan belajar. Karena itu, program peningkatan kapasitas guru perlu dirancang lebih spesifik dan berfokus pada tahap implementasi.


Untuk itu, Putera Sampoerna Foundation, lanjutnya, menawarkan dukungan untuk merancang program intervensi selama satu tahun yang menyasar sekitar 50 guru dari lima SD dan lima SMP sebagai tahap awal. 


Program tersebut bertujuan meningkatkan praktik mengajar di kelas hingga berdampak pada peningkatan motivasi belajar siswa.


Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik gagasan kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan memang harus dimulai dari peningkatan kompetensi guru. 


“Sebelum kita bicara masalah infrastruktur, kita bicara bagaimana pedagogi terapan guru. Karena tidak mungkin anak-anak bisa pintar kalau gurunya tidak memiliki kompetensi yang baik,” ujar Munafri.


Ia menekankan bahwa pemerintah kota saat ini berfokus mencari cara untuk meningkatkan kualitas guru secara berkelanjutan, bukan hanya melalui pelatihan, tetapi juga dengan sistem pengukuran yang jelas terhadap perkembangan kompetensi guru.


Munafri menilai selama ini banyak pelatihan yang diikuti guru, namun belum ada alat ukur yang mampu menunjukkan sejauh mana dampaknya terhadap kualitas pembelajaran.


“Kita butuh tools untuk mengukur progres guru. Selama ini mereka ikut pelatihan, tapi setelah itu kita tidak tahu hasilnya seperti apa. Ini yang harus kita bangun bersama,” jelasnya.


Munafri juga menegaskan pentingnya memastikan bahwa profesi guru dijalani sepenuh hati, bukan karena beban kerja. Ia berharap guru di Makassar dapat memiliki kebanggaan terhadap profesinya sebagai pendidik generasi bangsa.


“Guru di Makassar harus sadar punya peran besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” harapnya.


Sebagai kelanjutan dari kolaborasi tersebut, Pemerintah Kota Makassar dan Putera Sampoerna Foundation sepakat untuk melanjutkan pembahasan secara lebih teknis setelah Idulfitri.


Pertemuan selanjutnya akan dikemas ke dalam workshop selama dua hari untuk merumuskan konsep pengembangan guru yang terstruktur, termasuk penyusunan roadmap peningkatan kompetensi guru dalam beberapa tahun ke depan.


Munafri berharap kerja sama ini dapat menghasilkan model pengembangan guru yang terukur dan berkelanjutan, sehingga dalam beberapa tahun ke depan kualitas pendidikan di Kota Makassar dapat meningkat secara signifikan.(*)

Buka Puasa Bersama 3.152 Anak Panti Asuhan, Munafri: Pemerintah Kota Hadir untuk Semua Warga Makassar

 


Nuansa Terkini Makasaar,—Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di halaman Masjid Al-Markaz Al Islami Makassar, Senin (9/3/2026), saat Pemerintah Kota Makassar menggelar kegiatan Sehari Bersama Anak Panti Asuhan dan Kaum Dhuafa yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta peringatan Nuzulul Qur’an.


Kegiatan yang berlangsung di masjid terbesar di Kota Makassar tersebut, menjadi momentum bagi pemerintah kota untuk mempererat kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Dirangkaikan salat tarawih berjamaah. 


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar juga menyerahkan infaq dan santunan kepada anak-anak panti asuhan serta masyarakat dhuafa sebagai bentuk perhatian dan komitmen pemerintah dalam menghadirkan keberpihakan kepada mereka yang membutuhkan.


Dalam kesempatan itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar waktu meningkatkan ibadah, tetapi juga saat yang tepat untuk memperkuat rasa empati dan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi anak yatim, penghuni panti asuhan, serta kaum dhuafa.


Menurut Munafri, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat merasakan kehadiran negara, tanpa memandang latar belakang ataupun kondisi sosial. 


"Karena itu, nilai berbagi dan kebersamaan harus terus dijaga, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah," ujarnya.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Sekretaris Daerah Kota Makassar, jajaran kepala SKPD, serta para camat dan lurah di lingkup Pemerintah Kota Makassar yang bersama-sama mengikuti rangkaian kegiatan hingga waktu berbuka puasa.


Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga menghadirkan suasana kebersamaan yang penuh makna, di mana anak-anak panti asuhan dan kaum dhuafa dapat merasakan perhatian serta kebahagiaan berbagi di bulan suci Ramadan.


Pada kesmepatan ini, orang nomor satu Kota Makassar itu menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan sesama serta hubungan manusia dengan Sang Pencipta dalam momentum bulan suci Ramadan.


Dalam sambutannya, Munafri mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga momentum untuk memperkuat dua hubungan utama dalam kehidupan manusia, yakni hablum minannas (hubungan dengan sesama manusia) dan hablum minallah (hubungan dengan Allah SWT).


"Ini adalah sebuah kegiatan yang memberikan dua hubungan yang kita laksanakan, yaitu hubungan dengan sesama manusia dan hubungan dengan pencipta. Hablum minannas dan hablum minallah yang kita bangun bersama," kata Munafri.


Ia menyampaikan, kehadiran Pemerintah Kota Makassar, bersama seluruh perangkat daerah pada kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak panti asuhan dan keluarga besar panti yang ada di Kota Makassar.


Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat empati, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mempererat ukhuwah dan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.


"Hari ini Pemerintah Kota Makassar hadir bersama-sama di tengah anak-anak kita, keluarga besar panti asuhan yang ada di Kota Makassar, untuk saling berbagi, saling memberikan perhatian, membangun empati, menguatkan ukhuwah, dan yang lebih penting membangun silaturahmi," tuturnya.


Kegiatan ini juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antara pemerintah, para pengurus dan pembina panti asuhan, serta anak-anak panti. 


Sekaligus meningkatkan kepedulian sosial masyarakat terhadap keberadaan dan kebutuhan anak-anak panti asuhan di Kota Makassar.


Kegiatan ini, diikuti oleh 76 panti asuhan se-Kota Makassar, dengan jumlah peserta sebanyak 152 orang pembina atau pengurus panti serta 2.829 anak panti asuhan atau anak yatim, sehingga total keseluruhan peserta yang hadir mencapai 3.152 orang termasuk para pendamping.


Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Appi itu menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut secara khusus ditujukan bagi anak-anak panti asuhan yang ada di Kota Makassar, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap mereka.


Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus hadir bagi seluruh warga tanpa membeda-bedakan latar belakang keluarga, termasuk bagi anak-anak yang tumbuh dan dibesarkan di lingkungan panti asuhan.


"Kita ingin memperlihatkan bahwa pemerintah akan selalu hadir di tengah keluarga yang ada di Kota Makassar tanpa membeda-bedakan apakah dia berasal dari keluarga atau dari panti asuhan," jelasnya.


Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Makassar juga mengundang sekitar rubuan anak panti asuhan untuk bersama-sama mengikuti rangkaian acara mulai dari buka puasa bersama, pemberian santunan, hingga peringatan Nuzulul Quran.


Munafri menilai, perhatian kepada anak-anak panti merupakan hal yang sangat penting karena mereka memiliki hak yang sama seperti anak-anak lainnya, baik dalam hal pendidikan, kehidupan yang layak, maupun perhatian dari pemerintah.


"Anak-anak panti hari ini tidak boleh menjadi anak-anak yang terabaikan oleh pemerintah. Mereka juga punya hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak, penghidupan yang layak, dan perhatian yang penuh dari pemerintah," tegasnya.


Ia pun menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar, untuk terus membuka akses seluas-luasnya bagi anak-anak panti asuhan agar dapat memperoleh pendidikan yang berkualitas serta kesempatan yang sama dalam meraih masa depan.


Menurut Ketua IKA FH Unhas itu, anak-anak panti juga harus memiliki mimpi dan cita-cita besar untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan, baik di Kota Makassar maupun di tingkat nasional.


"Biarkan anak-anak panti ini juga punya cita-cita yang tinggi dan harapan besar untuk ikut melaksanakan pembangunan yang ada di Kota Makassar," terangnya. 


"Suatu saat nanti dari anak-anak yang hadir di sini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan, baik di Kota Makassar maupun di Indonesia," lanjutnaya.


Munafri juga berharap momentum peringatan Nuzulul Quran tersebut dapat melahirkan generasi Qurani yang menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia menuju Generasi Emas Indonesia 2045.


Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh anak-anak panti asuhan yang hadir untuk tidak merasa rendah diri dan tetap percaya diri dalam menjalani kehidupan serta meraih masa depan.


Appi berharap kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut dapat membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang hadir, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kota Makassar.


"Saya mengimbau kepada seluruh anak-anakku yang hadir hari ini, tidak perlu minder diri dan tidak perlu merasa kecil di tengah masyarakat, dengan kebersamaan kita hari ini akan membawa berkah bagi kita semua," tutup Munafri.


Dalam momen ini, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham mengajak masyarakat menjadikan momentum Ramadan dan peringatan Nuzulul Qur'an sebagai pengingat untuk memperkuat keimanan serta mempererat persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.


Lanjut dia, peringatan Nuzulul Qur'an di bulan suci Ramadan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. 


"Saya berharap semangat kebersamaan dan ukhuwah yang terbangun melalui kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat persatuan masyarakat Kota Makassar serta mendorong kita bersama membangun kota yang lebih religius, harmonis, dan penuh kepedulian sosial," singkat Aliyah. (*)

Perayaan Anniversary PT Radja Pratama Wisata Perkuat Kebersamaan dan Komitmen Layani Jamaah

 


Nuansa Terkini Makassar, – PT Radja Pratama Wisata (RPW) menggelar perayaan anniversary yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan di Phinisi Ballroom, Claro Hotel Makassar, Senin (9/3/2026).


Mengangkat tema “Dengan Semangat Baru, Satu Hati Satu Langkah Merajut Asa Menuju Baitullah”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi manajemen, karyawan, mitra, serta jamaah untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para calon tamu Allah.


Acara tersebut dihadiri oleh jajaran direksi, staf, mitra kerja, serta sejumlah undangan yang turut memberikan dukungan terhadap perjalanan dan perkembangan perusahaan yang bergerak di bidang layanan perjalanan ibadah umrah dan haji tersebut.


Ketua Panitia Anniversary RPW, Patris Palolo, menyampaikan bahwa peringatan hari jadi perusahaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan juga menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan dan semangat baru seluruh keluarga besar RPW.


“Momentum anniversary ini menjadi pengingat bagi kami semua untuk terus melangkah bersama dengan satu hati dan satu langkah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah. Kami berharap RPW semakin dipercaya masyarakat dan terus berkembang dalam mengantarkan umat menuju Baitullah,” ujarnya.


Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama, refleksi perjalanan perusahaan, serta ramah tamah yang semakin mempererat hubungan antara manajemen, karyawan, dan para mitra.


Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai seluruh rangkaian acara. Hal ini mencerminkan optimisme PT Radja Pratama Wisata untuk terus berkembang serta menjadi salah satu penyelenggara perjalanan ibadah yang terpercaya dalam melayani masyarakat yang ingin menunaikan ibadah umrah dan haji. (***).




Minggu, 08 Maret 2026

Tertib Administrasi, Polres Gowa Gelar Pemeriksaan Senpi dan Kartu Izin Personel

 


Nuansa Terkini Gowa,- Usai pelaksanaan apel pagi, Kasi Propam Polres Gowa AKP Abdul Wahab, S.H. bersama Kabag Logistik KOMPOL Syahyuddin, S.Sos., M.H. melaksanakan pemeriksaan senjata api (senpi) milik personel Polres Gowa dan jajaran Polsek, yang berlangsung di Lapangan Apel Griya Bhayangkara Polres Gowa, Senin (9/3/2026).


Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah pengawasan dan pengendalian terhadap penggunaan senjata api dinas oleh anggota Polri agar tetap sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku.


Dalam kegiatan itu, personel Propam melakukan pengecekan fisik senjata api sekaligus memeriksa masa berlaku kartu izin pemegang senpi yang dimiliki oleh masing-masing personel.


Kasi Propam AKP Abdul Wahab mengatakan bahwa pemeriksaan ini merupakan kegiatan rutin untuk memastikan seluruh personel yang memegang senjata api dinas telah memenuhi persyaratan administrasi serta memahami tanggung jawab dalam penggunaannya.


“Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa senjata api dinas digunakan secara tertib dan sesuai prosedur. Selain itu, kami juga mengecek kelengkapan administrasi berupa kartu izin pemegang senpi agar masih berlaku,” ujarnya.


Ia menambahkan, pengawasan yang ketat terhadap penggunaan senjata api merupakan bagian dari upaya menjaga profesionalitas dan kedisiplinan personel Polri dalam melaksanakan tugas di lapangan.


Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polres Gowa dapat semakin disiplin dan bertanggung jawab dalam penggunaan senjata api dinas, sehingga dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan serta tetap menjaga keamanan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.


Humas Polres Gowa

Kapolda Sulsel Pimpin Apel Pengecekan Senjata Api Serentak serta Penyambutan Personel Brimob BKO Polda Aceh

 



Nuansa Terkini Makassar,- Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H. memimpin langsung Apel Pengecekan Senjata Api (Senpi) serentak di jajaran Polda Sulsel sekaligus penyambutan personel Satuan Brimob Polda Sulsel yang telah menyelesaikan tugas Operasi Aman Nusa II sebagai Bantuan Kendali Operasi (BKO) di Polda Aceh.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Mapolda Sulsel, Senin (09/03/2026), dan diikuti oleh Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Sulsel, serta personel jajaran Polda Sulsel.


Dalam arahannya, Kapolda Sulsel menegaskan bahwa apel yang dilaksanakan tersebut merupakan momentum penting dalam melakukan konsolidasi organisasi guna memastikan kesiapan seluruh elemen di lingkungan Polda Sulsel, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana pendukung tugas kepolisian.


“Terkait pelaksanaan pengecekan senpi serentak di seluruh jajaran, saya ingin mengingatkan kembali bahwa senjata api bukanlah simbol kekuasaan atau gagah-gagahan. Senjata api adalah instrumen hukum yang diberikan negara kepada Polri untuk menegakkan keadilan dan melindungi nyawa manusia,” tegas Kapolda.


Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan senjata api yang dilakukan meliputi tiga aspek utama, yakni aspek administrasi, kelayakan teknis, serta aspek moralitas dan psikologis personel yang memegang senjata api.


“Gunakan akal sehat dan nurani sebelum menggunakan jari telunjukmu di atas pelatuk,” pesan Kapolda kepada seluruh personel.


Pada kesempatan yang sama, Kapolda Sulsel juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada personel Satuan Brimob Polda Sulsel yang telah kembali dari pelaksanaan tugas kemanusiaan di Provinsi Aceh selama kurang lebih dua bulan dalam rangka Operasi Aman Nusa II.


“Atas nama pimpinan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, disiplin, serta semangat pengabdian yang tinggi dalam membantu masyarakat di wilayah Provinsi Aceh,” ungkapnya.


Menurut Kapolda, tugas kemanusiaan tersebut bukanlah tugas yang ringan karena selain menuntut kesiapsiagaan fisik dan mental, juga membutuhkan keikhlasan, kepedulian, serta solidaritas untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana.


Kapolda Sulsel juga berharap pengalaman yang diperoleh para personel selama melaksanakan tugas di Aceh dapat menjadi bekal berharga dalam meningkatkan profesionalisme, memperkuat solidaritas antar personel, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi darurat di masa mendatang.