Sabtu, 21 Februari 2026

Hj Umiyati Apresiasi Kinerja Setahun Appi-Aliyah, Capai 80,1 Persen

 :


Nuansa Terkini Makassar,– Anggota DPRD Kota Makassar, Hj Umiyati, mengapresiasi capaian satu tahun pemerintahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham.


Apresiasi tersebut disampaikan menyusul hasil survei yang dirilis oleh Parameter Publik Indonesia (PPI), yang mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintah Kota Makassar mencapai 80,1 persen.


Menurut Hj Umiyati, angka tersebut menunjukkan adanya kepercayaan masyarakat yang kuat terhadap arah pembangunan dan kebijakan yang dijalankan selama satu tahun terakhir.


“Capaian ini tentu bukan sekadar angka, tetapi refleksi dari kerja nyata dan komitmen dalam melayani masyarakat. Tingkat kepuasan 80,1 persen menjadi indikator bahwa program-program yang dijalankan telah dirasakan manfaatnya,” ujarnya.


Politisi PPP ini menilai , berbagai program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pelayanan publik, penataan infrastruktur, hingga penguatan sektor sosial dan ekonomi, menjadi faktor penting dalam meningkatnya kepercayaan warga.


Sebagai anggota DPRD, Hj Umiyati menegaskan pihaknya akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran secara optimal agar capaian tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.


“Kami di DPRD tentu akan terus bersinergi dengan pemerintah kota. Apresiasi ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi, terutama dalam menjawab aspirasi masyarakat di berbagai wilayah,” katanya.


Umiyati juga berharap, di tahun kedua kepemimpinan Munafri–Aliyah, program pembangunan dapat semakin merata dan berkelanjutan, serta mampu menghadirkan inovasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Kota Makassar.


“Kepercayaan publik adalah amanah. Tugas kita bersama adalah menjaga dan membuktikan bahwa pemerintah hadir untuk seluruh masyarakat,” tutupnya. (*)

‎Personil Polres Pinrang Pastikan Pelaksanaan Shalat Tarawih Berjalan Aman dan Tertib ‎

 


‎Nuansa Terkini Pinrang,– Dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan, personel Polres Pinrang bersama Polsek jajaran melaksanakan pengamanan Shalat Tarawih di sejumlah masjid yang tersebar di wilayah Kabupaten Pinrang, Sabtu malam, (21/02/2026) malam.

‎Pengamanan tersebut merupakan bentuk pelayanan prima Polri kepada masyarakat guna memastikan pelaksanaan ibadah berlangsung aman, tertib, dan khusyuk. Personel ditempatkan di titik-titik strategis, melakukan pengaturan arus lalu lintas serta pengawasan di sekitar area parkir kendaraan jamaah.

‎Selain itu, personil juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Langkah ini sebagai upaya preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan ibadah berlangsung.

‎Dengan kehadiran personel di tengah masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan kepercayaan publik terhadap Polri. Hingga berakhirnya pelaksanaan Shalat Tarawih, situasi di seluruh wilayah terpantau dalam keadaan aman dan terkendali.

Jumat, 20 Februari 2026

Pohon Tumbang Hambat Jalan Poros Limbung–Takalar, Samapta Polres Gowa Sigap Bertindak

 


Nuansa Terkini Makassar,- Personel Perintis Presisi Satuan Samapta Polres Gowa bergerak cepat merespons kejadian pohon tumbang yang menghambat arus lalu lintas di Jalan Poros Limbung–Takalar, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sabtu (21/2/2026) Malam.


Pohon berukuran cukup besar tersebut tumbang dan melintang di badan jalan sehingga menyebabkan arus kendaraan dari arah Limbung menuju Takalar maupun sebaliknya tersendat. 


Mendapat laporan dari masyarakat, personel Perintis Presisi yang tengah melaksanakan patroli segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.


Setibanya di tempat kejadian, petugas langsung melakukan evakuasi dengan memotong serta menyingkirkan batang dan ranting pohon yang menutup badan jalan. 


Berkat kesigapan dan kerja sama personel, proses pembersihan dapat dilakukan dengan cepat sehingga arus lalu lintas kembali berjalan secara bertahap.


Selain melakukan evakuasi, personel juga mengatur arus lalu lintas yang cukup ramai guna mencegah kemacetan panjang dan mengantisipasi terjadinya kecelakaan. 


Petugas turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas, terutama dalam kondisi cuaca yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang.


Kasat Samapta Polres Gowa, AKP Cahyadi, S.H., M.H., mengatakan bahwa respons cepat ini merupakan wujud pelayanan Polri kepada masyarakat.


“Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam situasi apa pun. Begitu menerima informasi adanya pohon tumbang yang menghambat arus lalu lintas, personel langsung bergerak cepat melakukan evakuasi agar aktivitas masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan kejadian serupa di wilayahnya.


“Kami mengajak seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam seperti pohon tumbang, khususnya saat angin kencang atau hujan deras. Laporkan segera kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditangani,” tambahnya.


Berkat respons cepat Perintis Presisi Samapta Polres Gowa, situasi di Jalan Poros Limbung–Takalar, Kecamatan Bajeng, kembali aman dan lancar dilalui pengguna jalan.


Humas Polres Gowa

Belanja Tenang di Pasar Maricaya, Anggota Komisi IX DPR RI, Putih Sari Pastikan Pangan yang Beredar Aman Dikonsumsi Masyarakat

 


Nuansa Terkini Makassar,— Kunjungan lapangan Komisi IX DPR RI ke Pasar Maricaya dilakukan untuk memastikan produk-produk yang dijual kepada masyarakat tidak mengandung zat berbahaya. “Kami ingin memastikan pangan yang beredar aman—tidak mengandung formalin, rhodamin B, pewarna tekstil, dan bahan berbahaya lainnya yang bisa mengganggu kesehatan,” ujar Putih Sari. Sabtu (21/02/2026). 


Dalam kegiatan tersebut, Komisi IX DPR RI menggandeng Balai Besar POM Makassar melakukan pemeriksaan sampling terhadap sejumlah produk pangan. Hasil sementara menunjukkan sebagian besar sampel yang diuji tidak ditemukan mengandung bahan berbahaya.


Putih Sari mengapresiasi Pengelola pasar dan pedagang yang konsisten menjaga kualitas dagangan. Ia berharap komitmen ini terus dipertahankan demi melindungi kesehatan konsumen. “Mudah-mudahan standar keamanan pangan ini bisa terus dijaga oleh pengelola pasar dan para penjual,” tambahnya.


Tak hanya soal keamanan pangan, ketersediaan stok jelang hari raya juga menjadi perhatian. Berdasarkan informasi dari Perum Bulog, pasokan kebutuhan pokok saat ini dinilai masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.


Kunjungan ini menjadi penguatan pengawasan terpadu antara DPR RI, otoritas pengawas obat dan makanan, serta pemangku kepentingan pangan—agar masyarakat bisa berbelanja di pasar tradisional dengan rasa aman, sehat, dan nyaman.

Rabu, 18 Februari 2026

Sekda Makassar Usulkan Pengadaan HT untuk Lurah dan Camat di Perubahan Anggaran

 


Nuansa Terkini Makassar,— Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menyatakan rencana pengadaan handy talky (HT) bagi lurah dan camat akan diusulkan melalui skema perubahan anggaran.


Hal itu Sekda Zulkifly sampaikan usai memimpin rapat koordinasi terkait cipta kondisi ketentraman dan ketertiban umum Kota Makassar di Ruang Sekda, Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (19/2).


Menurut Sekda Zulkifly, kebutuhan perangkat komunikasi tersebut dinilai mendesak guna menunjang efektivitas koordinasi di lapangan.


“Insya Allah, tetapi penganggarannya tentu harus kita rencanakan pada perubahan anggaran. Saya kira kebutuhan lurah dan camat untuk berkoordinasi langsung menggunakan HT memang sangat perlu,” ujar Andi Zulkifly.


Mantan Camat Ujung Pandang itu menjelaskan, penggunaan HT dinilai lebih efisien dibandingkan komunikasi melalui grup WhatsApp (WA), yang kerap membutuhkan waktu dalam penyampaian dan respons pesan.


“Karena kalau melalui grup WA itu kan butuh proses waktu. Kalau melalui HT bisa langsung, direct. Jadi camat dan lurah tinggal standby menggunakan komunikasi itu,” jelasnya.


Andi Zulkifly menambahkan, usulan tersebut akan terlebih dahulu disampaikan kepada Wali Kota Makassar untuk mendapatkan persetujuan. Jika disetujui, pengadaannya akan dimasukkan dalam perubahan anggaran tahun berjalan.


“Nanti kita coba sampaikan ke Pak Wali dulu. Mudah-mudahan kalau disetujui, akan kita anggarkan di perubahan,” pungkasnya.


Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, menyatakan pihaknya meningkatkan langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan jumlah anak jalanan (anjal), gelandangan dan pengemis (gepeng), orang terlantar, serta orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) selama bulan suci Ramadan.


Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan inisiatif Dinsos Makassar dalam menghadapi dinamika sosial yang kerap meningkat setiap Ramadan.


“Ini inisiatif Dinas Sosial Kota Makassar untuk mengantisipasi memasuki bulan suci Ramadan. Kita tahu bahwa dalam menghadapi Ramadan biasanya terjadi peningkatan pengemis, anak jalanan, anak terlantar, ODGJ, dan sebagainya. Untuk itu, saya menginisiasi dan meminta kepada Pak Sekda agar dilakukan rapat koordinasi bersama seluruh SKPD terkait dan para camat,” ujar Andi Bukti Djufrie.


“Alhamdulillah, respons para camat dan SKPD terkait sangat baik. Insyaallah kita akan melakukan kegiatan-kegiatan antisipasi. Misalnya, di setiap kecamatan ada BKO Satpol PP yang akan membantu menjangkau teman-teman anjal dan lainnya. Setelah dijangkau, mereka melaporkan kepada kami untuk dilakukan penjemputan, pendampingan, dan pembinaan,” tambahnya.


Selain itu, intensitas patroli juga ditingkatkan. Jika sebelumnya patroli dilakukan dua kali dalam sepekan, kini ditambah menjadi empat kali seminggu dengan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).


“Karena kita tahu Ramadan adalah bulan penuh berkah. Banyak orang ingin berbagi berkah, tetapi caranya kadang kurang tepat. Oleh karena itu, patroli yang tadinya dua kali seminggu, sekarang ditingkatkan menjadi empat kali seminggu dengan koordinasi bersama Satpol PP,” katanya.


Andi Bukti juga mengimbau para anjal, gepeng, dan kelompok rentan lainnya untuk tidak beraktivitas di kawasan protokol atau titik-titik strategis kota yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.


“Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Makassar, khususnya dalam rangka mengantisipasi Ramadan, agar teman-teman anjal, pengemis, orang terlantar, dan ODGJ tidak beraktivitas di area-area tertentu seperti jalan protokol. Ini agar masyarakat bisa beraktivitas dan beribadah dengan nyaman dan tenang,” tuturnya.


Ia turut menegaskan kembali larangan memberikan uang secara langsung di jalan kepada anak jalanan maupun pengemis, karena dinilai tidak menyelesaikan persoalan secara menyeluruh.


“Larangan memberikan uang di jalan sebenarnya sudah lama kita sosialisasikan. Namun, masih ada masyarakat yang langsung memberi kepada anak-anak dengan anggapan bisa membantu ekonomi mereka. Padahal tidak selalu demikian,” ujarnya.


Terkait potensi peningkatan jumlah anjal dan gepeng selama Ramadan, Andi Bukti mengungkapkan adanya laporan dari lembaga swadaya masyarakat (NGO) mengenai dugaan pengorganisasian kelompok tertentu dari luar daerah.


“Ada NGO yang melaporkan kepada kami bahwa sudah ada kelompok-kelompok di beberapa kecamatan yang menampung pendatang dari luar daerah, seperti dari Jeneponto, Bone, dan daerah sekitar Makassar. Mereka datang khusus pada Ramadan,” ungkapnya.


Ia menyebut, sebagian dari mereka diduga diorganisasi dan difasilitasi tempat tinggal sementara sebelum beroperasi di lapangan.


“Ada yang mengakomodasi. Mereka disiapkan satu tempat di kecamatan, kemudian beroperasi pada jam-jam tertentu, bahkan dari sore hingga pagi. Biasanya setelah Ramadan selesai, mereka kembali ke daerah asalnya,” katanya.


Menurutnya, persepsi bahwa Makassar sebagai ibu kota provinsi memberikan peluang lebih besar untuk memperoleh sedekah menjadi salah satu faktor pendorong kedatangan mereka.


“Karena dianggap Kota Makassar sebagai ibu kota provinsi, mungkin lebih banyak berkah di sini. Itu yang harus kita antisipasi bersama,” pungkas Andi Bukti Djufrie.


Sementara, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Kota Makassar, A. Rahmat, menegaskan pentingnya peran camat dalam mengantisipasi dan menangani persoalan sosial yang kerap muncul setiap tahun, khususnya menjelang dan selama bulan suci Ramadan.


Menurut A. Rahmat, fenomena seperti anak jalanan dan berbagai penyakit sosial bukanlah hal baru, sehingga diperlukan respons cepat dan pemantauan intensif di tingkat wilayah.


“Ini persoalan sosial yang hampir setiap tahun terjadi. Intinya, kita harus lebih sigap dan terkoordinasi dalam penanganannya,” ujarnya.


Ia menekankan, camat harus benar-benar memahami kondisi wilayah masing-masing, termasuk memetakan titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi aktivitas anak jalanan maupun tempat transit mereka.


“Camat harus betul-betul memantau wilayahnya masing-masing. Kalau ada potensi banyak anak jalanan atau persoalan sosial lainnya, itu harus diketahui. Di mana titik kumpulnya, di mana tempat transitnya, semua harus terdata,” tegasnya.


Lebih lanjut, ia menyebut kinerja camat akan menjadi bahan evaluasi apabila dinilai lambat dalam merespons laporan masyarakat maupun arahan pimpinan.


“Nanti akan menjadi bahan evaluasi kalau ada yang lambat merespons atau tidak tanggap. Itu pasti akan dilaporkan,” katanya.


A. Rahmat menambahkan, mekanisme pelaporan dilakukan secara berjenjang melalui asisten kepada Sekretaris Daerah (Sekda). Jika ditemukan ketidaksiapan atau kurangnya respons di lapangan, hal tersebut akan segera disampaikan kepada pimpinan.


“Asisten pasti melapor kepada Pak Sekda, atau saya sendiri melaporkan bahwa ada wilayah yang tidak tanggap. Jadi, semua ada mekanismenya dan akan kita tindak lanjuti,” pungkasnya. (*)

Menjemput Bulan Penuh Ampunan, Kapolres Gowa Ajak Masyarakat Sucikan Hati di Ramadhan 1447 H



Nuansa Terkini Makassar,- Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kepala Kepolisian Resor Gowa, Muahammad Aldy Sulaiman, S.I.K, M.Si beserta jajaran dan Bhayangkari menyampaikan ucapan "Marhaban Ya Ramadhan" kepada seluruh umat Muslim, khususnya di Kabupaten Gowa, Rabu (18/2/2026).


“Atas nama pribadi, keluarga besar Polres Gowa dan Bhayangkari, kami mengucapkan "Marhaban Ya Ramadhan" 1447 H/2026 M. Selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, ampunan dan keberkahan-Nya kepada kita semua,” ujar AKBP Muh. Aldy Sulaiman.


Ia menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan bulan penuh rahmat, bulan diturunkannya Al-Qur’an, serta momentum terbaik untuk memperbanyak ibadah, memperkuat keimanan dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.


Kapolres Gowa juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai sarana muhasabah diri, memperbanyak doa, sedekah, serta menjaga lisan dan perbuatan agar senantiasa berada dalam kebaikan.


“Semoga kita diberikan kesehatan, kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Semoga setiap amal ibadah yang kita tunaikan dicatat sebagai pahala dan menjadi jalan menuju ridha Allah SWT,” tuturnya.


Di bulan yang penuh kemuliaan ini, Polres Gowa berkomitmen untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, tenang dan penuh kekhidmatan.


Marhaban Ya Ramadhan. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi Ramadhan terbaik bagi kita semua. Humas Polres Gowa

Selasa, 17 Februari 2026

Anwar Faruq Serap Aspirasi Warga Kassi-Kassi, Soroti KIS Nonaktif dan Aturan Desil

 


Nuansa Terkini Makassar,- Wakil Ketua DPRD Makassar, Anwar Faruq menggelar reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026, Rabu (18/2/2026).


Adapun reses kali ini berlangsung di Jalan Tamalate 5 Setapak 8 Nomor 40, Kelurahan Kassi-Kassi, Kecamatan Rappocini.


Lokasi tersebut merupakan daerah pemilihannya yang mencakup Kecamatan Makassar, Ujung Pandang, dan Rappocini.


Melalui reses, Anwar Faruq yang juga Ketua DPW PKS Sulsel itu menyerap aspirasi warga mengenai berbagai permasalahan di wilayah.


Sejak titik pertamanya, dia menerima banyak aspirasi, mulai dsri pengadaan lampu jalan, drainase, CCTV, posyandu, dan Kartu Indonesia Sehat atau KIS.


Menurut Anwar, aspirasi warga seperti lampu jalan bisa cepat ditindaklanjuti dengan mengakses aplikasi Lontara+, sebuah layanan digital aduan dari Pemkot Makassar.


"Tetapi kalau misalnya masalah jalan, masalah yang lain, selain di aplikasi Lontara, saya juga selaku anggota dewan akan menyampaikannya langsung ke kepala dinasnya agar bisa ditindaklanjuti, bisa lebih cepat," ucapnya.


Adapun yang paling menjadi perhatian, kata dia, adalah KIS atau BPJS yang nonaktif. Mayoritas warga di daerah pemilihannya mengeluhkan hal tersebut.


Titik masalahnya ada pada aturan desil terbaru, sebuah sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga yang digunakan Kementerian Sosial untuk menentukan siapa yang berhak menerima bantuan sosial.


"Desil 1 sampai desil 5 ji yang diganti. Nah, padahal desil 5 itu pas-pasan ya. Jadi mungkin ada orang yang bisa ji apa makan pas-pasan gitu, tapi kalau sakit langsung jatuh miskin," ucapnya.


Dia menegaskan, masalah ini akan dikawal dengan baik sebab merupakan masalah yang banyak disampaikan warga. Dia ingin mereka semua bisa merasakan layanan kesehatan gratis.


"Nah, sehingga ini perlu ditinjau lebih lanjut, mungkin diperbaiki lagi kebijakan pemerintah. Kalau dari pemerintah pusat tidak bisa, pemerintah kota mungkin juga bisa mengupayakan untuk bantuan kepada masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan," tutup Anwar.


Lurah Kassi-Kassi, Adhitya Zulkarnain Masdar mengapresiasi kehadiran Anwar Faruq di wilayahnya untuk mendengarkan langsung aspirasi warga.


Mewakili warga, dia mengaku senang sebab masalah yang ada bisa ditindaklanjuti melalui intervensi anggota DPRD Makassar.


"Terima kasih banyak pak Dewan atas kehadirannya. Warga di sini senang bisa langsung sampaikan keluhannya, jadi untuk warga jangan sungkan bertanya," tandasnya. (*)

Sabtu, 14 Februari 2026

Reses di Buloa, Muhammad Yulianto Badwi Serap Aspirasi Warga Soal Sampah, Drainase hingga KIS

 


Nuansa Terkini Makassar, - Anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Yulianto Badwi melanjutkan agenda reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026 pada Minggu (15/2/2026).


Kegaiata kali ini berlangsung di Sengkabatu, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo yang menjadi titik ketujuhnya.


Agenda reses menjadi momentum bagi Ketua Fraksi Golkar DPRD Makassar itu untuk menemui warga di daerah pemilihannya yang mencakup Kecamatan Tallo, Wajo, Bontoala, Ujung Tanah, dan Kepulauan Sangkarrang.


Selain menemui mereka, Yulianto juga mendengarkan aspirasi warga mengenai berbagai masalah. Selanjutnya akan diteruskan kepada OPD lingkup pemerintah kota Makassar terkait.


Pada reses kali ini, Anggota Komisi C Bidang Pembangunan itu menyerap aspirasi warga mulai dari masalah sampah, lampu jalan, dan air bersih khususunya di daerah pesisir utara Makassar.


"Selain itu, juga ada masukan beberapa untuk pembenahan drainase dan jalan," ucapnya.


Dia juga menyoroti masalah Kartu Indonesia Sehat (KIS). Masalah ini yang sering didapatkannya sejak reses di titik pertamanya.


"Ini menjadi keluhan warga sekarang terkait penetapan desil karena banyak yang mengeluh BPJS KIS-nya dinonaktifkan," tambah Yulianto.


Mengenai aspirasi tersebut, dia memastikan   masalah tersebut akan disampaikan kepada OPD terkait. Yulianto juga meminta warga menjelaskan masalahnya secara detail sehingga bisa masuk skala prioritas untuk ditindaklanjuti.


Apalagi untuk masalah infrastruktur seperti drainase, Yulianto yang berada di Komisi C Bidang Pembangunan bisa langsung berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU).


"Saya akan tampung ke pokok pikiran saya kemudian ditindaklanjuti ke dinas terkait. Jelaskan titiknya di mana, semoga bisa masuk skala prioritas," ucapnya.


Lurah Buloa, Naz Alamsyah Wiradinata mengapresiasi kehadiran Yulianto Badwi di wilayahnya untuk mendengarkan langsung aspirasi warga.


Mewakili warga, dia mengaku senang sebab masalah yang ada bisa ditindaklanjuti melalui intervensi anggota DPRD Makassar.


"Terima kasih banyak pak Dewan atas kehadirannya. Warga di sini senang bisa langsung sampaikan keluhannya, jadi untuk warga jangan sungkan bertanya," tandasnya. (*)

Ketua DPRD Makassar Soroti Infrastruktur Sekolah dan Minimnya Beasiswa di Manggala



Nuansa Terkini Makassar,- Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman menyoroti masalah infrastruktur sekolah dan beasiswa pendidikan di Kecamatan Manggala.


Masalah itu disampaikan warga saat reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026.


Turut hadir Guru Besar Universitas Hasanuddin, Prof Saleh Pallu saat reses di titik ketujuhvyang berlangsung di Kompleks Antang Jaya, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Sabtu (14/2/2026).


Legislator dari Partai Nasdem itu menyebut, beasiswa pendidikan harus hadir untuk siswa miskin. 


Sayangnya cuma segelintir siswa yang menjadi penerima. Padahal, kata dia, masih banyak siswa miskin yang perlu dapat perhatian khusus namun belum mendapatkan akses beasiswa sampai sekarang.


"Banyak yang tidak mendapatkan yang sebenarnya layak, tapi tidak mendapatkan beasiswa," kata Supra--sapaan akrabnya.


Dia menyebut, penyebab masalah tersebut ada pada pemerintah kota Makassar yang tidak melakukan pemutakhiran data terbaru untuk warga miskin.


"Jadi mesti harus ada update terkait dengan pendataan masyarakat miskin. Karena tidak selamanya juga masyarakat itu miskin, dan tidak selamanya juga kaya karena roda ini pasti berputar," jelasnya.


Sedangkan untuk infrastruktur jalan sekolah seperti SD Negeri Pannara, menurut Supra, harus dibenahi jika sudah buruk demi kenyamanan belajar siswa.


"Paling banyak memang ini masalah infrastruktur apalagi sekolah. Nanti saya sampaikan masalah ini ke Dinas Pendidikan biar cepat ditindaklanjuti," ucapnya.


Supra menegaskan semua sekolah harus mendapatkan pembenahan. Dia mendorong anggaran pemerintah lebih banyak dialokasikan untuk pendidikan.


Guru Besar Universitas Hasanuddin, Prof Saleh Pallu menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kehadiran Supratman. Apalagi sudah membantu warga menghadirkan fasilitas berupa lapangan.


"Terima kasih nak Supra sdh bantu warga menghadirkan lapangan. Dengan ini, warga bisa banyak melakukan kegiatan positif nantinya," ujarnya.

H Syaiful Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga Rappokalling



Nuansa Terkini Makassar,- Anggota DPRD Kota Makassar, H Syaiful kembali melanjutkan kegiatan reses kedua masa sidang kedua tahun anggaran 2025-2026, Sabtu (14/2/2025).


Reses kali ini digelar di Jalan Naja Dg Nai, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo dan dihadiri Babinsa, Bhabinkamtibmas, Lurah Rappokalling, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta warga setempat yang tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan.


Dalam sambutannya, H Syaiful mengungkapkan, kegiatan reses menjadi momentum penting untuk mendengar langsung berbagai permasalahan warga khususnya di Kelurahan Rappokalling.


“Setiap aspirasi yang muncul akan menjadi catatan penting bagi kami dan akan kami bacakan langsung di hadapan Wali Kota Makassar pada rapat Paripurna penyampaian hasil reses,” ungkap H Syaiful.


Politisi Partai NasDem ini berharap masyarakat dapat menyampaikan keluhan dan usulan secara terbuka agar seluruh persoalan yang dihadapi dapat diperjuangkan secara maksimal di DPRD.


“Saya berharap warga tidak ragu menyampaikan persoalannya. Reses ini adalah ruang resmi untuk menyuarakan kebutuhan masyarakat. Apa yang menjadi keluhan ta’ semua, insya Allah akan kami kawal sampai ada tindak lanjut dari pemerintah kota,” tegasnya.


Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan DPRD sangat dibutuhkan agar setiap program pembangunan tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan warga.


Pada sesi dialog, Anggota Komisi A DPRD Makassar ini menerima aspirasi terkait BPJS nonaktif akibat adanya pembaharuan data yang mengacu pada sistem desil Kartu Keluarga (KK). Sejumlah warga mengeluhkan layanan kesehatan mereka terhenti karena perubahan status kepesertaan.


Menanggapi hal tersebut, H Syaiful menyatakan akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan warga yang berhak tetap mendapatkan jaminan kesehatan.


“Persoalan BPJS ini menyangkut hak dasar masyarakat. Saya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan agar data warga bisa diverifikasi ulang. Jangan sampai ada warga yang layak justru tidak tercover hanya karena persoalan administrasi,” ujarnya.


Selain itu, warga juga meminta agar pemerintah kelurahan dan DPRD berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait maraknya mainan anak berupa senjata berpeluru plastik yang digunakan untuk bermain perang-perangan. Mainan tersebut dinilai berpotensi menyebabkan cedera mata serius hingga kebutaan serta memicu konflik antar anak bahkan remaja.


Menanggapi kekhawatiran tersebut, H Syaiful menyatakan akan mendorong adanya pengawasan lebih ketat serta sosialisasi kepada orang tua dan pedagang.


“Kita tidak ingin ada korban hanya karena permainan yang tidak terkontrol. Saya akan berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan kepolisian untuk mencari solusi, apakah perlu ada imbauan resmi atau penertiban terhadap penjualan mainan berbahaya tersebut,” tegasnya.


Ia juga mengimbau para orang tua untuk lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anaknya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


Kegiatan reses ini menjadi bukti komitmen H Syaiful dalam memperkuat kedekatan dengan konstituen. Melalui dialog langsung, berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat berhasil dihimpun sebagai bahan perjuangan untuk diteruskan ke Pemerintah Kota Makassar. (*)

Reses di Tallo, William Soroti Drainase Tersumbat dan Krisis Air Bersih di Utara Makassar

 


Nuansa Terkini Makassar,- Anggota DPRD Kota Makassar, William terus menyapa konstituennya melalui reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026.


Kali ini, William berkunjung ke Jalan Tinumbu Lorong 166B, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo pada Sabtu (14/2/2026). Selain menyapa warga, dia juga menyerap aspirasinya untuk ditindaklanjuti.


Warga pun memberikan sambutan hangatnya demi menyampaikan aspirasi mereka. Suasana itu juga terlihat kerika William berkunjung sejak titik pertama resesnya.


Sebagai legislator dari daerah pemilihan (dapil) 2 yang meliputi Kecamatan Tallo, Wajo, Bontoala, Ujung Tanah, dan Kepulauan Sangkarrang, William ingin memastikan semua aspirasi warga bisa terealisasi.


Di sana, William kembali mendapatkan keluhan soal drainase dan air bersih. Masalah yang tak kunjung ada solusi di wilayah utara Kota Makassar.


Untuk drainase, legislator dari Fraksi PDI Perjuangan itu menyebut ada banyak sedimentasinya yang belum dikeruk. Sehingga ketika hujan, airnya pun meluap.


"Jadi kalau kondisi begini memang keliatan waktu musim hujan. Ada luapan air di drainase, di mana itu sudah keliatan tersumbatnya," ujarnya.


Dia mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) sebagai leading sektor untuk pembangunan bisa mempercepat perbaikan dan pengerukan sedimentasi drainase.


"Ini butuh penanganan yang cukup serius, jadi ini kesempatan untuk Dinas PU itu segera melakukan pengerukan sedimentasi dan perbaikan karena sudah ada drainase yang pecah," ucapnya.


Anggota Komisi B Bidang Perekonomian dan Keuangan itu juga menyoroti persoalan air bersih di wilayah utara Makassar. Masalah paling krusial yang belum maksimal untuk ditindaki.


Dia melihat, masih ada beberapa titik yang belum mendapatkan akses bersih dari PDAM Makassar. Mirisnya, lokasinya berdekatan dengan warga yang sudah punya air bersih.


"Ada beberapa daerah bahkan bersebelahan lorongnya tidak tercakup PDAM-nya jadi mereka harus angkut air dari lorong sebelah," jelasnya.


Air bersih, kata William, adalah masalah yang perlu penanganan serius di wilayah utara Makassar. Berada di Komisi B yang bermitra langsung dengan PDAM, dia akan mengawal masalah ini hingga tuntas.


"Setiap reses, masalahnya selalu air bersih. Tidak pernah maksimal sehingga saya akan terus kawal ini hingga semua warga di Utara Makassar mendapatkan akses air bersih," lanjutnya.


Begitu pula dengan masalah drainase. Dia mengaku segera menindaklanjuti pengerukan dan perbaikan drainase ke Dinas PU mengingat Makassar sudah memasuki musim hujan.


"Sampaikan saja di mana titik yang perlu perbaikan. Nanti saya segera laporkan ini ke Dinas PU. Kalau untuk pengerukan sedimentasi itu biar besok bisa," tutup William. (*).



Jumat, 13 Februari 2026

Reses Ismail Serap Aspirasi Infrastruktur dan Usulan Sentra Kuliner di La’latang



Nuansa Terkini Makassar, – Anggota DPRD Kota Makassar, Ismail, S.H, menggelar Reses Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2025/2026 di Jalan Datuk Ditiro I, RT 01/RW 03, Kelurahan La’latang, Kamis (12/2/2026).


Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda resmi DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Ismail yang juga merupakan Anggota DPRD Fraksi Golkar Komisi B mengatakan, reses kali ini dilakukan serentak oleh 50 anggota DPRD Kota Makassar di daerah pemilihan masing-masing.


“Hari ini seluruh anggota DPRD turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Aspirasi yang kami terima masih seputar kebutuhan dasar, terutama infrastruktur dan pelayanan publik,” ujar Ismail.


Ismail mengapresiasi berbagai pembangunan yang telah terealisasi di Kelurahan La’latang, khususnya pada sektor infrastruktur dasar seperti drainase dan pengaspalan jalan.


“Drainase yang puluhan tahun tidak pernah dibersihkan kini sudah dibangun kembali. Di musim hujan seperti sekarang, sudah tidak ada lagi laporan banjir dari warga maupun pihak kelurahan,” ungkapnya.


Ia juga menilai kebijakan Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin (Appi) yang menertibkan bangunan liar di atas drainase telah memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran aliran air.


Selain itu, Ismail turut menyoroti persoalan kabel optik yang semrawut di sejumlah titik. Menurutnya, penertiban kabel pernah dilakukan, namun masih perlu pengawasan dan koordinasi yang lebih baik.


“Ada kebijakan penertiban kabel optik dari pemerintah kota, namun di lapangan masih ditemukan kabel yang terpasang semrawut. Persoalan ini akan kami suarakan kembali di DPRD Kota Makassar,” tegasnya.


“Bangunan yang menutup saluran air kini sudah dibersihkan. Alhamdulillah, sekarang tidak ada lagi banjir di wilayah ini,” tambahnya.


Terkait usulan pembangunan sentra kuliner di Kelurahan La’latang, Ismail menyatakan akan mengawal aspirasi tersebut dan mengoordinasikannya dengan mitra kerja Komisi B.


“UMKM, koperasi, dan pariwisata merupakan lingkup kerja Komisi B. Usulan ini akan kami koneksikan dengan dinas terkait agar bisa direalisasikan,” jelasnya.


Sementara itu, Lurah La’latang, Rezha Suryawan Z.I, SE, mengatakan bahwa berbagai pembangunan di wilayahnya telah berjalan dengan baik dan ke depan akan difokuskan pada penataan kawasan.


“Kami ingin menjadikan La’latang sebagai kelurahan yang tertata dan siap mengikuti lomba kelurahan terpadu dalam satu hingga dua tahun ke depan,” ucapnya.


Rezha juga mengapresiasi peran Ismail yang dinilai konsisten mengawal aspirasi warga hingga terealisasi di tingkat kota.


Pada kesempatan yang sama, Rommy Arif Derianto, Plt Kepala Wilayah Pelayanan I DPAM Kota Makassar, menyampaikan bahwa pemerintah kota saat ini memiliki program sambungan air bersih gratis bagi masyarakat.


“Kami berharap RT dan RW mendata warga yang ingin beralih ke jaringan baru agar dapat segera kami tindak lanjuti,” katanya.


Warga juga menyampaikan sejumlah keluhan, di antaranya air PDAM yang keruh, serta kabel listrik yang semrawut menyerupai jaring laba-laba.


Melalui reses ini, diharapkan seluruh aspirasi masyarakat Kelurahan La’latang dapat ditindaklanjuti secara konkret demi meningkatkan kualitas hidup warga.

Reses Rezki Serap Keluhan Drainase dan Kisruh Kader KB di Makassar



Nuansa Terkini Makassar,- Anggota DPRD Kota Makassar, Rezki kembali menggelar reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026 di Jalan Gunung Lokon Lorong 59, Kelurahan Lariangbangi, Kecamatan Makassar, Jumat (13/2/2026).


Di reses ini, legislator dari Fraksi Demokrat itu mendapat keluhan soal drainase. Di mana warga meminta sedimentasinya dikeruk mengingat Makassar memasuki musim hujan.


"Harusnya ini bisa dilakukan menjelang musim hujan, tapi laporan warga masih ada yang belum dikeruk. Ini yang harus saya sampaikan ke dinas terkait," ujarnya.


Dia juga menilai kondisi drainase yang buruk mengakibatkan air yang meluap. Selain karena sedimentasi, konstruksi juga penting agar air buangan mengalir lancar.


"Untuk itu masalah ini tidak bisa dibiarkan lama, harus ada perbaikan," kata Rezki.


Masalah lainnya yang diterima Rezki adalah pemilihan kader KB yang tidak transparan dan mendadak. Dia meminta pertanggungjawaban pemerintah kota terhadap kisruh di tengah warga itu.


"Masa tiba-tiba ada pergantian kader KB tanpa sepengetahuan masyarakat lainnya. Kita tidak mau ada proses pemilihan yang syarat akan kepentingan," tambahnya.


Terakhir, Anggota Komisi B Bidang Perekomian dan Keuangan itu juga memastikan pengadaan CCTV di sejumlah wilayah. Sebab kriminalitas kini semakin meningkat.


"Setidaknya kalau ada CCTV, kita bisa pantau dan warga merasa nyaman," tutup Rezki.